Raimondo menyampaikan komitmennya agar menyediakan alokasi dari dana Program CHIPS untuk dorong investasi semi conductor di Indonesia. Bahkan, akan mendorong perusahaan-perusahaan US untuk menanamkan modalnya di Indonesia.
Raimondo juga menegaskan komitmennya untuk mendorong perusahaan-perusahaan besar Amerika berinvestasi di Indonesia.
Selain itu, untuk meningkatkan kapasitas SDM di bidang semi konduktor, Raimondo juga menawarkan untuk berkerjasama dengan perguruan tinggi di Indonesia.
Baca Juga:Tarif Ojol dan Anggkutan Umum Resmi Naik 10 September 2022, Segini Besaranya!Datangi DPRD Jabar, KPK Ingatkan Legislator Jangan Korupsi!
Mendapat tawaran tersebut, Menko Airlangga Hartarto sangat menyambut baik. Bahkan untuk membangun sektor Semi Konduktor, Indonesia menawarkan wilayah stretegis yang berada di jantung Kawasan Asean yaitu KEK Batam.
‘’Pemerintah Indonesia telah menyiapkan KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) Pendidikan di Batam, ini agar sejalan dengan industri semi konduktor yang sudah ada di Batam,’’ujarnya.
Airlangga Hartarto menambahkan, tawaran yang disampaikan tersebut ingin segera terwujud. Sehingga kerjasama perdagangan Indonesia-US memiliki realisasi kongkret.
Untuk itu, merespon keseriuasan dari pemerintah Indonesia, Secretary Raimondo meminta untuk segera dibentuk Tim Teknis antara kedua negara.
Tim ini nantinya akan membahas hal-hal teknis. Menko Airlangga Hartarto juga akan membahas hasil nyata dari pembahasan teknis tersebut pada Oktober 2022 nanti. (yan).
