Garam Rendah Natrium ‘Gamy’ Hasil Inovasi IPB University untuk Kesehatan dan Kecantikan

Garam Rendah Natrium 'Gamy' Hasil Inovasi IPB University untuk Kesehatan dan Kecantikan
Tim peneliti di Departemen Teknologi Hasil Perairan, FPIK IPB University, Prof Nurjanah menunjukkan salasatu produk inovasi dari sumberdaya perairan yang dikembangkan sejak tahun 2016. (Foto: Yudha Prananda/Jabar Ekspres)
0 Komentar

Garam yang dihasilkan mampu mendekati standar rasio Na:K untuk garam diet (1:1) dan memiliki kadar NaC| kurang dari enam puluh persen sesuai standar garam rendah natrium.

“Garam Gamy memiliki manfaat untuk membantu para konsumen yang sedang menerapkan diet garam, konsumen penderita hipertensi ataupun konsumen yang tidak memiliki kategori dua utama tersebut agar tetap bisa menikmati rasa asin dan umami,” jelasnya.

la menambahkan, kelebihan lain Garam Gamy dibandingkan produk sejenis, yaitu karena mengandung mineral, serat dan antioksidan yang bermanfaat, tentunya bagi kesehatan tubuh.

Baca Juga:Bima Arya Sebut Siapkan Anggaran Khusus untuk Warga Terdampak BencanaGanti Lampu PJU Pakai LED, Pemkot Anggarkan Rp16 Miliar

Produksinya juga zero waste karena hasil samping dari produksi, berupa residu, nantinya dimanfaatkan kembali sebagai bahan baku berbagai produk kosmetik.

“Garam Gamy saat ini memiliki dua jenis varian, yaitu Gamy cokelat (rumput laut cokelat) dan Gamy Hijau (rumput laut hijau). Produk turunan dari garam Gamy juga saat ini sudah dikembangkan menjadi beberapa produk. Ada “SEAKO”, minuman serbuk instan yang terfortifikasi kolagen dan garam rumput laut, “RUBI” minuman tinggi serat yang terfortifikasi garam rumput laut dan “SEABID” body scrub dari residu garam rumput laut dan bahan alami lainnya,” bebernya.

Selain itu, sambung dia, saat ini sedang diteliti produk turunan lainnya, yaitu gelato dan surimi yang terfortifikasi garam rumput laut.

“Garam GAMY saat ini sudah terdaftar di kekayaan intelektual paten sederhana dan merk,” pungkasnya.*** (YUD)

0 Komentar