oleh

Airlangga Hartarto Beberkan Langkah Cepat Penanganan PMK

JAKARTA – Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, pemerintah akan menangani dengan serius untuk mengendalikan Penyakit, Mulut dan Kuku (PMK) yang melanda hewan ternak di Indonesia.

Menurutnya, saat ini perkembangan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) per hari ini sudah menyebar ke 19 Provinsi dan 213 Kabupaten/ Kota.

Saat ini pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk  penanganan Penyakit PMK. Namun demikian, seiring dengan meluasnya kasus ke berbagai daerah.

Untuk itu, agar PMK tidak meluas, Pemerintah mengambil langkah cepat yang lebih massif dengan membentuk Satgas Penanganan PMK.

Baca Juga:  Cegah Penyebaran PMK, Pemprov Jabar Akan Lakukan Vaksinasi

Satgas ini bertugas mengkoordinasikan berbagai upaya pengendalian dan penanggulangan penyakit PMK, terutama yang terkait dengan penyediaan vaksin dan obat, serta pelaksanaan vaksinasi.

Demikian juga terkait dengan pengaturan lalulintas ternak dan pencegahan penyebaran penyakit antar wilayah, serta penerapan prosedur Biosafety dan Biosecurity dalam rangka pencegahan dan pengamanan penyakit hewan

Dalam rapat internal yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo di Istana Bogor langkah cepat dalam penanganan PMK ini telah disetujui oelh presiden.

Baca Juga:  Airlangga Hartarto: Jamuan Makan Presiden Diskusikan Stabilitas Politik

Untuk penanganan PMK di daerah akan berbasis level mikro, seperti yang dilakukan dalam penanganan Covid-19.

Hewan ternak sehat akan diberikan larangan untuk bergerak ke level kecamatan yang terdampak PMK, atau kita sebut Daerah Merah.

Saat ini, daerah merah per 23 Juni 2022 terdapat 1.755 Kecamatan atau 38,0% dari total 4.614 Kecamatan yang berada di 213 Kabupaten/Kota.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.