Airlangga Hartarto: Bentuk Gugus Tugas untuk Tanggulangi Penyebaran PMK

Editor:

Wabah PMK angat merugikan Peternak dan berdampak luas pada Perekonomian Nasional.

Pada 5 Mei 2022, telah dilaporkan kasus positif Penyakit Mulut dan Kuku pertama kali di Provinsi Jawa Timur  yang terjadi di 4 daerah.

‘’Gresik, Sidoarjo, Lamongan, Mojokerto kemudian di Provinsi Aceh yaitu Kabupaten Aceh Tamiang.

Pada 6 Juni 2022, kasus PMK di Indonesia melonjak tajamtelah terjadi pada 18 Provinsi, atau di 163 Kabupaten/ Kota.

Untuk menditeksi penyakit ini, pemerintah juga akan mendatangkan alat tes virus PMK. Sehingga, data yang didapatkan menjadi valid dan terukur.

‘’Data yang didapat benar-benar merupakan hasil tes, dan bukan hanya berbasis penglihatan mata,’’kata dia.

Menko Airlangga menambahkan, untuk proses vaksinisasi akan dipercepat agar virus PMK tidak menular ke hewan ternak lain.

‘’Jadi yang tak kalah penting adalah, terkait izin edar obat, pendistribusian obat, dan surat keterangan kesehatan hewan, ini agar Kementerian Pertanian dan KL prosesnya disegerakan dan dipermudah,’’pungkas Airlangga Hartarto. (red)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.