Airlangga Hartarto Ajak Investor Eropa Tanamkan Modalnya di Indonesia

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Investor, Investasi, Energi Baru Terbarukan, Presiden Joko Widodo, Pertumbuhan Ekonomi, 
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Investor, Investasi, Energi Baru Terbarukan, Presiden Joko Widodo, Pertumbuhan Ekonomi, 
0 Komentar

‘’Hal itu menempatkan Indonesia sebagai negara ke-5 di dunia dengan jumlah start-up terbanyak,’’ujarnya.

Menko Airlangga menyebutkan, Indonesia memiliki 370 juta pengguna koneksi seluler dan 204 juta pengguna internet (74% dari total populasi) dengan Nilai transaksi uang elektronik mencapai US$2,4 miliar per Desember 2021.

Selain itu, untuk tingkat inklusi keuangan di 2019 mencapai sebesar 76,19% dan ditargetkan akan mencapai 90% pada 2025, kemudian juga terdapat 785 juta bisnis fintech pada 2021.

Baca Juga:Airlangga Hartarto Ingin Arab Saudi Jadi Mitra Strategis IndonesiaAirlangga Hartarto: Qualcomm Buka Peluang Berinvestasi ke Indonesia

Airlangga Hartarto juga menjelaskan mengenai komitmen Indonesia untuk masalah transsisi energi baru terbarukan (EBT).

Menurutnya, saat ini Indonesia tengah mengembangkan prototipe pajak karbon untuk pembangkit listrik tenaga batu bara.

Untuk dukungannya adalah melakukan retirement pembangkit listrik tenaga batu bara untuk menggantinya dengan EBT yang mempunyai model pembiayaan yang terjangkau dan berkelanjutan.

Salah satu yang menjadi penting dalam transisi energi ini adalah tentang bagaimana menyiapkan pendanaannya melalui mekanisme blended finance.

Sistem pendanaan lainnya adalah dengan mengembangkan obligasi transisi sebagai peluang untuk memberikan pembiayaan kepada perusahaan yang memiliki target transisi ke industri hijau.

‘’Kita tidak bisa melakukan transformasi tanpa pembiayaan yang memadai, dan dukungan pihak lainnya” pungkas Menko Airlangga. (ltg/fsr).

 

0 Komentar