oleh

Tahun Ajaran Baru sudah Dekat, Dewan Beberkan Berbagai Kecurangan Saat PPDB

BANDUNG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat menyebut 3 permasalahan yang sering terjadi pada saat pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Jawa Barat.

Menurut Wakil ketua Komisi V DPRD Jabar, Abdul Hadi Wijaya menjelaskan, permasalahan yang pertama biasanya terjadi sebelum pelaksanaan PPDB dimulai.

Permasalahan sebelum PPDB seperti itu kecurangan atau pelanggaran dari aturan PPDB, misalnya pemalsuan data alamat, KK (Kartu Keluarga), kemudian penambahan nilai raport. Dan ini sering terjadi sebelum PPDB, bahkan di tahun lalu juga ada,” jelas Hadi saat dihubungi Jabar ekspres Senin (23/5).

Baca Juga:  Komisi II DPRD Jabar Minta Pemprov Alokasikan Anggaran untuk Tangani PMK

Selain itu, Hadi juga menilai kecurangan tersebut dapat terjadi pada saat masuk pelaksanaan PPDB.

Yang dimana, ia mengungkapkan, biasanya kecurangan dapat terlihat dari adanya pemalsuan jarak antara rumah dengan sekolah dikarenakan PPDB saat ini menggunakan sistem zonasi.

“Yang kedua, pada masuk PPDB-nya. Misalkan, ada kecurangan atau kongkalingkong (persekongkolan) seperti lokasi yang harusnya jaraknya 2 Km, dengan ada penumpangan maka disebutnya 200 meter (jarak rumah dengan sekolah),” ujarnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.