oleh

Dinilai Tak Sehat, Pemkot Cimahi Bubarkan PDJM

CIMAHI – Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi bakal membubarkan Perusahaan Daerah Jati Mandiri (PDJM). Hal itu karena kondisi perusahaan dinilai sudah tidak sehat serta masa jabatan dewan direksi yang sudah habis sejak beberapa tahun lalu.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Daerah Kota Cimahi Ahmad Nuryana mengungkapkan, sebelumnya Pemkot Cimahi telah meminta bantuan Kantor Akuntan Publik Indpenden untuk melakukan analisa keuangan di tubuh PDJM. Dari hasil analisa tersebut, lanjutnya, tim pun menyarankan agar PDJM dilikuidasi atau dibubarkan.

”Tapi sebelum ada pembahasan dan langkah-langkah likuidasi sesuai kesepatakatan antara dewan dan pemkot yang saat ini masih dalam proses kesepakatan untuk pembuatan  draft likuidasi. Kalau pembahasan  pansus sudah,” terangnya kepada wartawan, Jumat (20/5).

Menurutnya, meskipun pembahasan di Pansus DPRD sudah dituntaskan, namun untuk likuidasi Perusda tersebut harus diputuskan dengan Peraturan Daerah.

”Saat ini masih menunggu persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri, karena posisi wali kota Cimahi masih dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt),” ujarnya.

Dia menjelaskan, dalam penentuan Perda likuidasi Perusda sendiri sebelumnya harus ditempuh melalui Badan Pembuatan Perda (Bapempeda), sebelum dilakukan pembahasan Raperda.

”Perusda tak ujug-ujug dilikuidasi tapi harus dilakukan melalui mekanisme pembahasan Perda,” jelasnya.

Sebelum dilakukan likuidasi, Ahmad mengaku, pihaknya bakal terlebih dahulu meminta masukan dari ahli hukum dan ahli lainnya yang bisa menilai proses likuidasi tersebut.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.