oleh

Perizinan Konser Dipertanyakan, Ketua DPRD Kota Bandung: Pemkot Kurang Bisa Memberikan Penjelasan yang Utuh

BANDUNG – Fenomena pembubaran konser kesekian kalinya di Kota Bandung, menimbulkan perbincangan hangat di tengah masyarakat.

Menanggapi hal ini, Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan, mendesak Pemerintah Kota Bandung untuk memberikan penjelasan yang utuh guna mencegah kejadian yang sama.

“Saya lihat Pemkot kurang bisa memberikan penjelasan yang utuh sehingga akhirnya kegiatan DCDC itu tidak terlaksana,” ujar Tedy kepada Jabar Ekspres di Gedung DPRD Kota Bandung, Kamis (19/5).

Baca Juga:  Pemkot Bandung Menunggu Kebijakan Pemerintah Pusat Soal Subvarian Baru Omicron

“Pemkot dari panitia pelaksanaan itu harus ada pendampingan, harus dijelaskan kalau memang dilarang kira-kira apa saja yang menjadi hambatannya,” sambungnya.

Proses penjelasan, ujar Tedy, harus proaktif sehingga hal-hal yang harus diperhatikan (terkait perizinan konser) bisa tersampaikan dengan jelas.

“Itu dalam proses jangan diujung-ujung (pembatalannya). Kadang-kadang ketika ada surat masuk, ajuan-ajuan (regulasi) dari kita tidak proaktif dalam memberikan informasi dan penjelasan mengenai hal-hal apa saja yang harus diperhatikan atau dilarang,” jelasnya.

Baca Juga:  KUMKM Diupayakan jadi Penyumbang Barang dan Jasa Pemkot Bandung

Tedy juga menaruh simpati kepada para pelaksana yang sudah mempersiapkan konser, namun kerap dibatalkan.

“Panitia kasian juga, sudah mempersiapkan segala sesuatunya, eh saat waktunya (acara berlangsung) izin gak keluar. Padahal mereka sudah terikat dengan pengisi acara dan berbagai pihak. Ini kita minta tidak terulang kembali,” tuturnya.

Sebelumnya, Tedy mengakui, ada event serupa yang digelar dan tidak ada kendala sama sekali karena telah dilakukan pendampingan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.