Tantangan bagi Para Pemain Sepak Bola Muslim di Tengah Bulan Ramadan

Jabarekspres.com — Para pemain sepak bola beragama Islam tentunya mempunyai kesan tersendiri ketika menjalani bulan Ramadan.

Mohamed Salah merupakan salah satu ikon olahraga bagi yang tidak hanya bagi penggemar Liverpool, namun juga bagi umat Islam lainnya.

Salah adalah pemain bintang sepak bola yang beragama Islam dan pastinya mempunyai kesan tersendiri ketika harus bertanding di tengah bulan Ramadan.

Selain Salah, banyak juga para pemain bintang lainnya yang beragama Islam, seperti Paul Pogba dan Karim Benzema

Mereka adalah pemain yang pernah mengangkat beberapa trofi bergengsi di dunia. Sementara itu, yang terdekat sekarang adalah Riyad Mahrez yang sekarang berada di jalur juara menuju trofi Liga Inggris di Manchester City.

Nama-nama terkenal ini semuanya berada di puncak permainan mereka selama beberapa tahun terakhir. Mereka merupakan berpengalaman dalam membuat perubahan yang diperlukan untuk jadwal harian mereka selama Ramadan.

Menurut sebuah artikel yang diterbitkan oleh Aspetar, sebuah rumah sakit khusus terkemuka dunia untuk ortopedi dan kedokteran olahraga, menyebut bahwa atlet, pelatih, dan pihak-pihak terkait diberitahu tentang strategi apa yang dapat diterapkan untuk membantu mereka mengatasi perubahan gaya hidup selama Ramadan, dilansir dari Euronews, Kamis (31/4/20222).

  • Diet, Hidrasi, Tidur dan Latihan

Diet adalah satu hal yang pasti dilakukan oleh para pemain sepak bola ketika bulan puasa. Pasalnya, atlet harus makan tiga kali dalam porsi besar setiap hari, dan pola itu akan berubah selama bulan puasa. Demikian pula, kebutuhan hidrasi akan jadi bervariasi.

Pola tidur yang tepat juga penting bagi bintang olahraga untuk membantu pemulihan, terutama dengan jadwal yang padat di liga sepak bola top di seluruh dunia.

Seorang ahli epidemiologi bernama Abdulaziz Farooq menyebutkan beberapa hal yang terjadi pada para pemain yang mesti berpuasa, dikutip dari Euronews, Kamis (31/4/20222).

80% atlet muslim melaporkan bahwa daya tahan tubuhnya berkurang.

70% mengatakan konsentrasi mental mereka menurun cukup drastis.

60% percaya kualitas tidur mereka akan berkurang.

  • Ramadan Tidak Menyurutkan Semangat Para Pemain

Kendati demikian, tantangan tersebut tidak menyurutkan semangat para pemain Muslim dalam mengeluarkan performa terbaiknya di atas lapangan hijau.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan