7450 Paket Sembako disiapkan Untuk Operasi Pasar Murah di 6 Titik di Kabupaten Bandung

Dadang berharap kepada aparatur desa untuk mendata warga, khususnya penerima BLT, PKH atau program lainnya yang berasal dari bantuan pemerintah.

“Data-data yang ada di tiap desa untuk segera dimasukkan ke dalam sistem yang ada di desa. Nantinya, saya bisa memantau melalui data desa itu. Apalagi saat ini sudah sistem digitalisasi,” katanya.

Sementara itu Asisten Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bandung H. Marlan mengatakan, launching OPM ini merupakan hasil kerjasama antara Pemkab Bandung dengan Bulog Cabang Bandung.

“OPM ini dilaksanakan setiap tahun jelang Hari Raya Idulfitri sebagai upaya pemerintah daerah untuk membantu meringankan beban masyarakat. Setiap jelang Idulfitri, harga-harga pangan naik cukup tajam, sehingga memberatkan masyarakat,” katanya.

Marlan mengatakan, memberikan bantuan sembako kepada masyarakat ini, dengan cara memberikan subsidi. OPM dengan menyediakan 7450 paket yang dilaksanakan di enam kecamatan.

Keenam kecamatan itu, kata Marlan, yakni Kecamatan Cangkuang 1100 paket, Pasirjambu 1100 paket, Paseh 1350 paket, Ciparay 1400 paket, Cicalengka 1100 paket dan Rancaekek 1400 paket.

“Jumlah ini disesuaikan dengan jumlah penduduk yang ada di masing-masing kecamatan,” katanya.

Menurutnya, setiap paket dengan harga normalnya Rp 171.000, sementara disubsidi pemerintah Rp 91.250/paket, dan masyarakat menembus setiap paketnya Rp 79.750.

“Jika ada yang lebih harganya, bisa dilaporkan ke camat atau kades. Satu paket itu berisi 5 kg beras, 3 liter minyak goreng dalam kemasan botol dan 3 kg gula pasir,” pungas Marlan. (yul)

 

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan