Setelah mengetahui komponen dalam harga pokok produksi, maka langkah selanjutnya adalah menghitungnya. Begini rumus cara menghitung harga pokok produksi makanan yang mudah.
Total Biaya Produksi + Saldo Awal Persediaan Barang untuk Proses Produksi – Saldo Akhir Persediaan Barang dalam Proses Produksi.
Contoh: Ariel memiliki bisnis kuliner dengan total biaya produksi sebesar Rp281.500.000. Sedangkan saldo awalnya adalah Rp75.000.000 dan sisa saldo akhir adalah Rp6.000.000
Berapa harga pokok produksinya?”
Jawabannya:
Rp281.500.000 + 75.000.000 – 6.000.000 = Rp350.500.000
Jadi, harga pokok produksinya adalah Rp Rp350.500.000.
Baca Juga:Bengkel Terbakar, Satu Keluarga Lima Orang Tewas TerpanggangCatat, Ini Aturan Mudik Lebaran untuk Perjalanan Darat, Udara juga Kereta Api
Nah, itu dia cara menghitung harga pokok produksi makanan yang bisa digunakan.***
