“Harapannya banyak peternak lebah, karena pasar madu trigona sangat banyak tapi suplai sedikit, buyer yang datang ke kami, tapi kita tidak berani kontrak karena kita belum punya jaringan yang kuat, karena peternak madu trigona masih terbatas,” jelasnya.
Tips Budidaya Lebah Madu
Epi juga membagikan tips kepada generasi milenial, terutama yang tergabung dalam Program Petani Milenial, Apalagi budi daya madu dapat dilakukan di sekitar rumah tinggal.
Tips petama adalah, menguasai karakteristik lebah itu sendiri dengan memperlakukan sesuai dengan karakteristiknya.
Baca Juga:Dishut Jabar Latih Petani Milenial dan Generasi Muda untuk Budi Daya Lebah MaduRidwan Kamil: Perda Desa Wisata Akan Genjot Perekonomian Warga
Jika melihat jeinisnya, Lebah memiliki karateristik sendiri. Untuk menghasilkan madu dengan kualitas baik maka lebah yang digunakan adalah lebah itama biroi dari jenis trigona.
Rata-rata lebah itama dan biroi per koloni bisa menghasilkan madu berbeda. Untuk itama bisa mencapai 0,5 liter dan biroi 1 liter per 3-4 bulan.
Tips kedua adalah, memberikan makan lebah dengan kualitas baik. Dengan begitu lebah akan betah di tempat pembudidayaan.
Pakan lebah sendiri adalah bunga-bunga segar yang sengaja ditanam disekitar kendang lebah. Sehingga lebah pun akan nyaman.
memperhatikan pakan lebah yang berkualitas. Menurut Epi, dengan pakan berkualitas, lebah bisa nyaman di tempat pembudidayaan dan bisa memproduksi madu dengan maksimal.
Pakan tersebut adalah bunga-bunga yang tumbuh di sekitar kandang lebah. Petani lebah madu bisa menanam tanaman yang bisa berbunga setiap saat.
Sehingga pakan lebah-lebah bisa terus terjaga. Salah satunya adalah Tanaman Air Mata Pengantin yang memang bisa berbunga sepanjang musim.
Baca Juga:Partai Golkar Gelar Bazar Sebagai Bentuk Kepedulian Kepada Masyarakat jelan RamadanBRI Terus Dorong Pelaku Usaha Kecil Agar Terus Berkembang dengan Bantuan Akses Permodalan
“AMP [Air Mata Pengantin] itu salah satu makanan pokok lebah, makanya harus ditanam,” jelas Epi.
Selain itu, tanaman buah juga harus tersedia di sekitar kandang lebah. Fungsinya adalah untuk menyediakan getah bagi para lebah untuk membuat perekat sarang.
Setelah itu terpenuhi, maka petani bisa melakukan perawatan bunga-bunga tersebut dan biarkan para lebah bekerja menghasilkan madu dengan nyaman.
“Tinggal rawat tanamannya, maka biarkan lebah yang bekerja menghasilkan madu,” tuturnya.
Soal pemasaran, menurut Epi, penyuluh dan offtaker sangat siap menerima hasil madu yang dihasilkan.
