Youtube Blokir Saluran Pemerintah Rusia, Begini Tanggapan Pemerintahnya

Jabarekspres.com YouTube mengatakan akan mulai blokir sepenuhnya saluran YouTube yang didanai atau terafiliasi dengan pemerintah Rusia.

Hal ini merupakan pengumuman lanjutan dari YouTube setelah melakukan blokir saluran seperti RT dan Sputnik di Eropa awal bulan lalu.

Perusahaan yang berada di bawah naungan Google itu juga mengumumkan bahwa mereka akan menghapus dan blokir konten Youtube tentang invasi Pemerintah Rusia ke Ukraina yang menyangkal, meminimalkan, atau meremehkan ‘peristiwa kekerasan yang terdokumentasi dengan baik.’

Menurut cuitan dari akun YouTube Insider, perubahan yang berkenaan dengan sikap mereka atas invasi Rusia ke Ukraina itu dikatakan bakal segera berlaku. Tetapi perusahaan menyebut, mereka mengharapkan sistemnya membutuhkan waktu untuk meluncurkannya.

Diketahui, beberapa platform, termasuk YouTube, telah memblokir pengguna Eropa untuk mengakses konten yang dibuat oleh media pemerintah Rusia.

Pemerintah Rusia juga telah menanggapi kebijakan perusahaan teknologi dengan memblokir atau membatasi akses ke situs-situs seperti Facebook atau Twitter.

Mereka juga mengumumkan bakal melarang Instagram di negara itu mulai 14 Maret. Selain memblokir, saluran seperti RT dan Sputnik di seluruh dunia, Google juga telah membuat channel tersebut agar tidak dapat memonetisasi video mereka.

Pada akhir Februari, perusahaan mengatakan bahwa outlet media pemerintah Rusia tidak akan diizinkan untuk menjalankan iklan di video mereka. Pekan lalu, Google melangkah lebih jauh dengan menghentikan semua penjualan iklan di Rusia. (jawapos/ran)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan