Antisipasi Kenaikan Harga, Pemkot Bandung Akan Kumpulkan Para Pengusaha dan Distributor

Antisipasi Kenaikan Harga, Pemkot Bandung Akan Kumpulkan Para Pengusaha dan Distributor
PLT Wali Kota Bandung, Yana Mulyana. Jum'at (11/3). (Sandi Nugraha/Jabarekspres)
0 Komentar

BANDUNG – Jelang Ramadan, harga bahan pokok di Kota Bandung sudah mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Bahkan diketahui, harga daging sapi di pasaran sudah menyentuh angka Rp130.000 dari harga normal, yaitu sebesar Rp115.000 per kilogram.

Sedangkan untuk harga daging ayam, dari harga normal Rp32.000, menjadi Rp35.000 per kilogramnya. Dan untuk harga cabai domba, Rp40.000 per kilogram sekarang menjadi Rp80.000 per kilogram.

Baca Juga:Produksi Kentang Asal Kabupaten Bandung Mencapai 50.000 Ton per TahunDaus Mini Pakai Rotator dan Plat Nomor Polisi Bodong, Netizen: Lagaknya Kaya Anggota, Tapi SEMAMPAI

Menanggapi adanya kenaikan beberapa bahan pokok tersebut, Pelaksana Tugas (PLT) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengungkapkan bahwa pihaknya berencana akan mengumpulkan pengusaha dan distributor dari bahan-bahan pokok yang mengalami peningkatan harga di pasaran.

Hal tersebut dilakukan guna mengantisipasi kenaikan harga jelang bulan puasa Ramadhan 1443 Hijriah.

“Mudah-mudahan minggu depan saya coba panggil teman pengusaha distributor minyak goreng dan pelaku usaha lainnya, mudah-mudahan minggu depan bisa dikumpulin, kita rumuskan gimana terbaik yang penting barang ada, harga wajar dan terkontrol,” ujar Yana saat ditemui di Balaikota Bandung, Jum’at (11/3).

Meski hal tersebut merupakan kebijakan dari Pemerintah Pusat, Yana menegaskan bahwa hal tersebut sebagai bentuk upaya Pemkot Bandung dalam mengantisipasi terjadinya kelangkaan bahan pokok.

“Tapi kan sebenarnya di Pemerintah Pusat, mudah-mudahan bisa ngajak distributor level kota atasi masalah ini. Terutama jangan ada kelangkaan. Saya udah kontak beberapa teman pengusaha, mudah-mudahan minggu depan (bisa diskusi),” katanya.

Bahkan, Yana mengaku, pihaknya belum dapat memastikan berapa besar kenaikan harga sejumlah bahan pokok. Namun melihat terdapat siklus kenaikan harga pada momen tertentu seperti jelang bulan puasa Ramadan.

Dengan adanya hal tersebut, Yana memastikan pihaknya akan memaksimalkan fungsi Satgas Pangan untuk mengawasi peredaran sembako dan mengantisipasi terjadinya penimbunan.

Baca Juga:Densus 88 Gegabah Tembak Mati dr Sunardi, dr Eva: Silakan Hadapi Pengadilan TuhanPolisi Sita Aset Indosurya, Ada 13 Gedung, 48 Mobil, dan Uang dari 3 Tersangka

“Kita akan minta satgas pangan turun, saya coba ngobrol dengan distributor satgas pangan,” katanya.

Yana juga mengimbau kepada masyarakat, agar tidak mencari keuntungan dengan cara menimbun beberapa bahan pokok yang dinilai saat ini sedang mengalami peningkatan harga.

“Saya imbau tolong jangan ada yang memanfaatkan situasi seperti ini untuk keuntungan sesaat,” pungkasnya. (mg4/wan)

0 Komentar