Pedagang di Pasar Tradisional Masih Enggan Turunkan Harga Minyak Goreng, Ini Sebabnya

Editor:

BANDUNG – Pedagang di pasar tradisional masih enggan turunkan harga bahan pokok seperti minyak goreng yang sesuai dengan ketetapan yang disampaikan Kementrian Perdagangan (Kemendag), hal ini diakibatkan karena HET setara dengan harga modal.

Seorang pedagang di Pasar Induk Gedebage, Naufal Rizki, mengaku bahwa ia belum berani menurunkan harga karena khawatir harga minyak goreng masih mahal.

“Kita gak berani nurunin (harga), soalnya takut pas belanja lagi mahal. Kita juga cuman dapet dikit,” ujar Naufal kepada Jabar Ekspres, Senin (21/2).

Ia juga mengakui bahwa harga minyak masih limbung, berbeda-beda di setiap tempat. Meski harga minyak masih mahal dan belum stabil, ia mengaku tidak kesulitan memiliki pembeli.

“Kemarin dua karton langsung habis, memang lagi krisis. Jadi walau harga tinggi juga konsumen masih beli, mau bagaimana lagi ‘kan butuh” imbuhnya.

Naufal juga mengaku bahwa toko miliknya kebetulan mendapatkan minyak saat gudang tempat ia mendapatkan pasokan sedang dikontrol oleh polisi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.