oleh

Pemerintah Lindungi Tenaga Kependidikan dari BPJS Ketenagakerjaan

BANDUNG – Pemerintah pusat memberikan perlindungan kepada setiap tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan dari kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Perlindungan ini tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021 dan Surat Edaran Kemendikbud Ristek Nomor 8 Tahun 2021 tentang Peningkatan Kepatuhan dan Kepesertaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan pada Satuan Pendidikan Formal dan Non Formal.

Dengan terbitnya aturan tersebut, Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Barat, Suwilwan Rachmat, mengapresiasi atas dukungan Kemendikbudristek.

Baca Juga:  Batas Usia program Pensiun bagi Peserta BPJAMSOSTEK jadi 58 Tahun

Menurut dia, aturan tersebut menjadi momentum untuk mengakselerasikan jaminan sosial dan seluruh ekosistem pendidikan dengan mengimplementasikan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021 dan Surat Edaran (SE) Kemendikbud Ristek Nomor 8 Tahun 2021.

“Perlindungan sosial ketenagakerjaan ini sangat besar manfaatnya. Selain membantu meningkatkan kualitas kerja civitas pendidikan juga membuat keluarganya lebih tenang saat ditinggal menjalankan tugas,” ujar Suwilwan Rachmat, Jumat (14/1).

Sebelumnya, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) bersama BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK menggelar Sosialisasi Implementasi Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021.

Baca Juga:  Batas Usia program Pensiun bagi Peserta BPJAMSOSTEK jadi 58 Tahun

Kegiatan yang digelar secara hybrid tersebut merupakan tindak lanjut atas terbitnya Surat Edaran Kemendikbud Ristek Nomor 8 Tahun 2021 tentang Peningkatan Kepatuhan dan Kepesertaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan pada Satuan Pendidikan Formal dan Non Formal.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga