Ini Penyebab, Bongkahan Batu Sebesar Mobil Tutup Jalan Cadas Pangeran

Bongkahan Batu sebesar mobil tiba-tiba longsor dan menutupi sebagian jalan Cadas Pangeran Kabupaten Sumedang
Bongkahan Batu sebesar mobil tiba-tiba longsor dan menutupi sebagian jalan Cadas Pangeran Kabupaten Sumedang
0 Komentar

SUMEDANG  –  Bongkahan batu besar seukuran mobil jatuh dari tebing setinggi 20 meter di Cadas Pangeran Kabupaten Sumedang.

Akibatnya bongkahan batu berukuran besar menghalangi ruas jalan di Cadas Pangeran, tepatnya di wilayah Dusun Singkup RT01/RW01, Desa Ciherang, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang.

Melalui informasi yang dihimpun Jabar Ekspres, peristiwa runtuhnya tebing tersebut terjadi sekiranya pada pukul 15.30 WIB, Rabu (12/1).

Baca Juga:Baliho Dukungan Ridwan Kamil Jadi Capres 2024 Bermunculan Diberbagai DaerahAirlangga Hartarto Ajak KOSGORO untuk Bersinergi Jaga Kondusifitas Politik

Terkait peristiwa tersebut, Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kabupaten Sumedang  Adang  mengatakan, longsoran batu diawali di sekitar area Situ.

‘’Longsor terjadi karena intensitas hujann yang sangat besar,” kata Adang kepada Jabar Ekspres melalui panggilan telepon, Rabu (12/1).

Selain itu, kondisi tanah yang gembur dan lembek mengakibatkan kontur tanah alami kejenuhan dalam menampung debit air. Adang mengaku, kejadian ini kemungkinan bisa terjadi longsor.

‘’Sudah diprediksi terjadi longsoran kecil sebelumnya. Tanah sudah jenuh, jadi sangat berbahaya,” katanya.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa runtuhnya tebing setinggi 20 meter di Cadas Pangeran itu. Sebab, kondisi jalan sedang sepi.

Pihak BPBD Sumedang sudah menerjunkan personil bersama TNI dan POLRI untuk mengevakuasi longsoran batu yang berasal dari tebing di Cadas Pangeran.

“Kita koordinasi dengan dinas PU, kita lakukan evakuasi dengan manual dulu, karena alat berat masih dalam perjalanan. Semoga tidak mengganggu arus lalu lintas,” ucap Adang.

Baca Juga:Pekerja Migran Asal Indramayu Dipenjara di Hongkong Selama 20 Tahun, Keluarga Minta KejelasanAirlangga Hartarto: Jepang Tawarkan Kerjasama untuk Pengembangan Ekonomi Digital dan SDM

Adang  menambahkan, pihaknya akan segera melakukan pengecekan disetiap tebing yang ada di Cadas Pangeran untuk mengantisipasi terjadi longsor kembali.

Namun, jika melihat kontur tanah, maka tak menutup kemungkinan runtuhan dapat berpotensi terjadi kembali. Terlebih limpahan hujan kurang teratur.

‘’Jadi ini harus diwaspadai dan sangat berbahaya,” ujar Adang.

BPBD sudah memberikan peringatan dini kepada masyarakat dan berkoordinasi dengan instansi lain untuk memantau area rawan longsor di Cadas Pangeran.

“Kita tetap bekerjasama dengan masyarakat dan TNI-POLRI dalam memantau tebing,” tutup Adang. (mg5)

0 Komentar