PTM Terbatas di Depok Jadi Penyumbang Tertinggi Kenaikan Kasus Covid-19

DEPOK – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Jawa Barat memutuskan menghentikan proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di kecamatan Pancoran Mas. Kebijakan ini diambil setelah wilayah tersebut mengalami lonjakan kasus Covid-19.

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Depok, Dadang Wihana mengatakan, kondisi ini diketahui setelah Puskesmas melakukan pelacakan kasus Covid-19 secara berkala. Hasilnya, PTM terbatas diduga menjadi penyumbang tertinggi penularan virus.

“Puskesmas melakukan tracing dan testing terhadap yang kontak erat di sekolah-sekolah. Yang terjadi, penularan saat ini paling banyak di Pancoran Mas. Ada SD, SMP dan MTS,” ujar Dadang saat dihubungi, Jumat (19/11).

Atas dasar itu, Pemkot Depok memutuskan menghentikan sementara PTM terbatas semua jenjang pendidikan di wilayah kecamatan Pancoran Mas. Sedangkan di wilayah lain tetap diizinkan berlanjut untuk jenjang SMP-SMA. Adapun tingkat pendidikan TK, PAUD, dan SD diseluruh wilayah Depok dihentikan sementara.

“Untuk di wilayah Pancoran Mas seluruh satuan pendidikan PTM terbatas dihentikan selama 10 hari. Jadi untuk SMP dan SMA di luar kecamatan Pancoran Mas masih diperkenankan melaksanakan PTMT,” imbuh Dadang.

Dadang mengungkapkan, penambahan kasus baru Covid-19 di Depok sempat mencapai 105 kasus dalam sehari. Padahal biasanya tidak lebih dari 20 kasus. (jawapos-red)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan