DPMD Jabar Gelar Vaksinasi di Kampung Adat Ciptarasa

Abah Ande menyematkan ikat kepala kepada Kadis DPMD Jabar H Dicky Saromi pada acara vaksinasi massal di Kampung Adat Ciptarasa Kabupaten Sukabumi.
Abah Ande menyematkan ikat kepala kepada Kadis DPMD Jabar H Dicky Saromi pada acara vaksinasi massal di Kampung Adat Ciptarasa Kabupaten Sukabumi.
0 Komentar

SUKABUMI – Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) tengah berpacu mengejar target 37,9 juta warganya sudah divaksin hingga akhir tahun ini. Sehingga kekebalan komunal (herd immunity) dapat segera terbentuk dan aktivitas masyarakat kembali normal dengan cara yang baru.

Guna mewujudkan herd immunity atau kekebalan komunal tersebut, diperlukan peran semua pihak untuk mempercepat vaksinasi dengan menyasar seluruh lapisan masyarakat. Tidak terkecuali masyarakat yang bermukim di daerah-daerah yang sulit diakses seperti di kaki gunung.

Seperti halnya hari ini, DPMD Prov. Jabar bersama-sama Dinkes Prov. Jabar, Pemkab Sukabumi, Kemendikbudristek, Kemenko PMK, dan Komunitas Mandalawangi menyelenggarakan vaksinasi massal bagi masyarakat Kampung Adat Ciptarasa, Desa Sirnarasa Kab. Sukabumi, Sabtu (30/10).

Baca Juga:Lewat Penguatan Regulasi, Kominfo Pastikan Pinjol Ilegal Ditindak TegasTumbuhkan Ekonomi Secara Bertahap, Forkopimcam Cicalengka Dorong UMKM

Ketua Komunitas Mandalawangi, Rahmi Hartati, menuturkan bahwa vaksinasi di Kampung Adat Ciptarasa adalah upaya melindungi kesehatan warga dan kehidupannya selama masa pandemi dikala berinteraksi dengan tamu atau pengunjung lainnya yang datang berwisata ke kampungnya.

Di lain pihak, Marwan Hamami, Bupati Sukabumi menyebutkan progres capaian vaksinasi di Sukabumi hingga saat ini berada pada angka 37%, dan disadari masih jauh dari harapan.

“Untuk menjawab permasalahan itu, kami berupaya jemput bola atau  door to door melakukan vaksinasi kepada masyarakat. Sehingga cakupan dan sasaran vaksinasi dapat segera mencapai target,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala DPMD Prov. Jabar, Dr. Ir. H. Dicky Saromi, M.Sc, menegaskan bahwa vaksinasi Jabar berada pada kecepatan maksimum.

Per tanggal 26 Oktober 2021, total Dosis 1 & 2 mencapai 33.437.634 (88,20%) dengan kecepatan rata-rata per 7 hari sebanyak 308.777 Dosis.

“Mudah-mudahan upaya kita selama ini, mampu segera merubah pandemi menjadi endemi,” imbuh Dicky Saromi.

Dicky pun memberikan apresiasi terhadap antusiasme warga kampung adat Ciptarasa dan sekitarnya yang datang berduyun-duyun ke lokasi vaksinasi, meski harus menempuh akses jalan yang tidak mudah untuk ditempuh dan dilalui.

Baca Juga:Kejar Herd Immunity, Berikut Ini Presentase Vaksinasi di CicalengkaApabila ASN Terlibat Pungli Vaksinasi, Pemda KBB Siapkan Sanksi tegas

Pada kesempatan tersebut, diserahkan pula secara simbolis bantuan literasi digital berupa laptop kepada salah satu BUMDes.

0 Komentar