CIREBON – Tim Khusus Satreskrim Polres Cirebon Kota masih melakukan pengejaran terhadap pelaku penganiaya terhadap Pecel warga Desa Pegagan Lor, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon.
Hal tersebut diungkapkan Kapolres Cirebon Kota AKBP M Fahri Siregar saat ditemui radarcirebon.com, Kamis (28/10/2021).
“Kami sudah membentuk tim antara Polsek dan Polres untuk bisa mencari pelaku dengan segera,” ungkapnya.
Baca Juga:Sampah Pasar Parakanmuncang Sumedang Kerap Menggunung, DLHK Ungkap KendalanyaBus DAMRI Mogok, Dishub Kota Bandung Layani Masyarakat dengan TMB dan Bus Sekolah
Dikatakannya, kasus tersebut masih dalam penyelidikan. “Kasus ini masih dilakukan penyelidikan. Untuk jumlah pelakunya pun masih kami dalami,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, Pecel (50). Warga Desa Pegagan Lor, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon terluka akibat dikeroyok puluhan orang.
Informasi yang diperoleh radarcirebon.com menyebutkan, Selasa sore (26/10/2021) korban sat itu diduga sedang mengkonsumsi minuman keras di salah satu warung Blok Tumaritis, Desa Pegagan Lor.
Kemudian datang beberapa orang warga Desa Karang Kendal untuk beli miras di warung tersebut.
Korban menegur warga Karang Kendal tersebut diduga dengan kalimat kasar. Tak terima korban dikeroyok hingga terluka.
“Kejadiannya di wilayah saya sekitar jam 17 an. Kejadian ini sudah dilaporkan ke Polsek Kapetakan. Korban biasa disapa Pecel dan sempat dilarikan ke RS Pertamina. Tapi informasi terakhir sih sudah pulang,” ujar Subardi, Ketua RT03 RW08, Blok Tumaritis, Desa Pegagan Lor, Kabupaten Cirebon di temui radarcirebon.com, Rabu (27/10/2021).
Kapolsek Kapetakan AKP Didi Setiadi ditemui radarcirebon.com di ruang kerjanya membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Baca Juga:8 Trayek DAMRI Kota Bandung Diberhentikan SementaraPenyebab Bahasa Daerah Terancam Punah
“Kasus itu memang sudah kami terima laporannya. Kami masih mencari para pelaku pengeroyokan dan penganiayaan terhadap korban,” katanya. (rdh)
