DEPOK – Kelurahan Leuwinanggung terus menggelar kegiatan pelatihan pengembangan keterampilan warga. Kali ini, pelatihan yang diselenggarakan adalah pelatihan menjahit.
Lurah Leuwinanggung, Sanan Hidayat menuturkan, pihaknya sudah sering mengadakan pelatihan bagi warganya. Hal itu dimaksudkan agar warganya lebih mandiri dalam membangun usaha.
“Ada peserta kita, khususnya di sesi pertama pada Mei lalu sudah mulai membuka usaha menjahit secara mandiri. Meskipun daya jangkau ke konsumennya masih terbatas, karena baru mengandalkan konsumen di lingkup sekitar rumahnya, bagi kami hal itu sudah cukup luar biasa,” katanya, Sabtu (16/10).
Baca Juga:Ketua YKI Tegaskan Warga Tidak Perlu Takut VaksinAda 31.553 Depot Air Minum Tidak Higienis, Kemendag Ingatkan Konsumen
Dia lebih lanjut mengatakan, untuk yang terbaru ini pihaknya kembali menggelar pelatihan. Namun kali ini fokus pada pengembangan keahlian menjahit.
“Pelatihan menjahit ini menurut kami memiliki prospek cukup menjanjikan. Karena pertama mudah untuk dipelajari oleh peserta dan kedua peluang usahanya pun bagus,” ujarnya.
Saat ini, kata dia, pelatihan menjahit yang digelar telah diikuti sebanyak 45 orang. Mereka akan mengikuti pelatihan selama satu minggu yang berlangsung tanggal 15 sampai 22 Oktober mendatang.
“Total pesertanya ada 90, hanya saja dibuatkan dua sesi demi mencegah terjadi penumpukan. Sesia pertama kebetulan sudah selesai digelar pada Mei lalu,” terangnya.
Dikatakan, pelatihan ini terlaksana berkat kerja sama pihak kelurahan dengan Dinas Koperasi Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok.
“Pasca pelatihan mereka akan terus dipantau perkembangannya. Jadi tidak dilepaskan begitu saja sampai mereka benar-benar dapat mengembangkan kemampuannya secara mandiri,” pungkasnya. (Mg2)
