oleh

Cerita Warga Tangerang Pinjol Rp 2,5 Juta, Bayar Rp 104 Juta

TANGERANG – Jajaran Polda Metro Jaya baru saja mengungkap kasus pinjaman online (pinjol) di Tangerang, Banten. Kasus pinjol ini dianggap sangat memberatkan dan merugikan masyarakat.

Dedi, warga Tangerang yang menjadi korban pinjol sempat menceritakan sulitnya terlilit utang. Bahkan jumlah bunga yang dibayarkan terbilang tidak masuk akal.

“Minjam Rp 2,5 juta, totalnya jadi Rp 104 juta,” kata Dedi di Tangerang, Kamis (14/10).

Baca Juga:  Polisi Gerebek 5 Kantor Pinjol, 13 Orang Ditetapkan Tersangka

Dedi menceritakan, pinjaman online ini dikakukan oleh anaknya. Setelah itu, penagihan pinjaman pokok dan bunganya mulai berjalan. Penagihan dilakukan oleh pemberi utang melalui WhatsApp.

“Penagihannya melalui WA, dikirim gambar tak senonoh dari 2019. Anak saya bayar terus pakai ATM saya,” jelas Dedi.

Lebih jauh Dedi menyebut dirinya sudah stres dengan cara penagih utang ini. Untuk itu, dia berniat melaporkan kasus itu ke polisi.

Baca Juga:  Pinjam Rp500 Ribu Bengkak Jadi Rp70 Juta, DPR Minta Aparat Tindak Tegas Pinjol Ilegal

“Dengan adanya penggerebekan ini berharap biar semua kasus terkait pinjaman online ini dapat selesai,” pungkas Dedi.

(jawapos.com)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga