Petani Milenial Didorong Manfaatkan Teknologi Smart Green House

Selain Rangga, pada MAF tersebut juga dihadirkan narasumber Netti Tinaprilla selaku akademisi dan Duta Petani Milenial Hendra Hidayat untuk membuka wawasan generasi milenial bahwa sektor pertanian adalah sektor menjanjikan.

Smart Green House

Mengenai rumah tanam pintar, Detia Tri Yunandar menyampaikan penilaian Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bahwa smart green house adalah cermin dari implementasi pertanian modern dengan mengedepankan basis teknologi kecerdasan buatan (AI, artificial intelligence).

Disebutkan bahwa untuk membuat sektor pertanian maju, harus diintervensi oleh kemajuan dan perkembangan teknologi modern. Pertanian tidak bisa diolah lagi dengan cara tradisional yang memakan biaya, waktu, tenaga dan juga pikiran. Tidak bisa mencoba dengan peradaban yang lalu.

Rumah tanam pintar (smart green house) adalah metode hidroponik yang bisa dikendalikan secara otomatis. Berdasarkan sensor jarak jauh, hanya dengan menggunakan telepon pintar berbasis android. Sistem ini ramah lingkungan yang bisa mengendalikan kelembaban, suhu, nutrisi dan cuaca. Dengan begitu budidaya kita akan jauh lebih optimal.

Sementara itu Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengatakan bahwa smart green house adalah inovasi terbaru yang mampu mengendalikan suhu microclimate pada sebuah lahan pertanian modern.

Penggunaan manajemen rumah tanam pintar ini diyakini dapat menghasilkan produksi pangan berkualitas yang berbasis pada konsumsi dalam negeri serta peningkatan ekspor. (antara)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan