Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat

Ateng Kusnandar Adisaputra
Ateng Kusnandar Adisaputra
0 Komentar

Provinsi Jawa Barat, Provinsi Jawa Tengah, dan Provinsi Jawa Timur yang memiliki jumlah koleksi terbanyak secara nasional, ternyata menempati posisi teratas dalam hal kekurangan jumlah koleksi menurut IFLA/UNESCO, dengan jumlah kekurangan koleksi antara 60-95 juta buku. Artinya, meskipun jumlah koleksi yang banyak belum mampu memenuhi ketercukupan koleksi untuk seluruh penduduknya.

Untuk memenuhi ketercukupan koleksi buku di perpustakaan di Jawa Barat sesuai dengan standar IFLA/UNESCO, dengan rasio 3 buku: 1 orang, maka semua pihak harus berkomitmen dan berkolaborasi, Pemerintah Daerah Provinsi, Pemerintah Daerah Kab/Kota, Dunia Usaha, Perguruan Tinggi, masyarakat, para pegiat literasi, dan media, bisa mengupayakan kebutuhan anggaran guna penyediaan buku di berbagai perpustakaan.

Selanjutnya yang perlu mendapat perhatian bersama, terkait dengan rasio ketercukupan tenaga perpustakaan, dimana masih jauh dari Standar IFLA, yakni 1 Pustakawan melayani 2.500 penduduk.

Baca Juga:Masih Kurang, Jumlah Lampu Penerangan Jalan di Kota CimahiMeski 10 Pemain, Bhayangkara FC Mampu Tahan Imbang Arema

Adanya kebijakan penyederhanaan birokrasi, yakni pengalihan Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas menjadi Pejabat Fungsional, maka kesempatan ini harus dimanfaatkan oleh Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi, dan Pemerintah Daerah Kab/Kota, untuk bisa memproses para Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas dialihkan menjadi Pejabat Fungsional Pustakawan. Secara perlahan tetapi pasti ketersediaan Fungsional Pustakawan bisa mendekati sesuai Standar IFLA. Semoga, Selamat Hari Kunjung Perpustakaan tanggal 14 September 2021.

# Penulis adalah Kepala Bidang Bina Perpustakaan dan Budaya Gemar Membaca, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Jawa Barat, serta Dosen Luar Biasa Universitas Al-Ghifari Bandung.

Laman:

1 2 3
0 Komentar