oleh

Waspada! Kratom Borneo Bisa Jadi Obat dan Narkoba

JAKARTA – Tahukah anda tentang tanaman Kratom? Tanaman Kratom dikenal juga dengan nama daun purik atau ketum.

Tanaman ini memiliki nama latin Mitragyna speciosa (dari keluarga Rubiaceae) kratom atau daun kratom ternyata telah banyak digunakan di Kalimantan Barat.

Daun ini biasa digunakan sebagai obat herbal penghilang rasa sakit. Untuk mengkonsumsinya, bisasanya daun kratom bisa dimakan mentah, diseduh seperti teh, atau diubah menjadi kapsul, tablet, bubuk, dan cairan untuk bisa dikonsumsi.

Baca Juga:  Cimahi Jadi Sasaran Empuk Peredaran Narkotika

Namun masalahnya, belakangan ini kratom mulai disalahgunakan sebagai narkoba karena memiliki efek yang mirip dengan opium dan kokain. Berikut penjelasan efek daun kratom pada tubuh manusia.

Mengunyah daun kratom biasanya dilakukan untuk menghasilkan energi seperti saat mengonsumsi kafein, atau sebagai obat tradisional untuk penyakit, mulai dari diare sampai rasa sakit pada tubuh.

Pertama, dalam penggunaan dosis rendah, kratom dapat memberikan efek stimulan atau membangkitkan energi, menjadi lebih waspada dan perasaan bahagia yang meningkat.

Baca Juga:  Cimahi Jadi Sasaran Empuk Peredaran Narkotika

Bahan aktif utama kratom adalah alkaloid mitraginin dan 7-hydroxymitragynine yang telah terbukti dapat memberikan efek analgesik, anti-inflamasi atau pelemas otot.

Karena itulah, kratom sering digunakan untuk meredakan gejala fibromyalgia atau intoleransi terhadap stres dan rasa sakit yang biasanya ditandai dengan nyeri pada tubuh, sulit tidur dan kelelahan.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga