Menhub: Pesawat Listrik Dapat Memicu Penurunan Harga Tiket

Ilustrasi - Rancangan pesawat listrik yang dilengkapi 'electric propultion unit' (EPU) yang akan dikembangkan Honeywell bersama Denso. ANTARA/HO-Denso
Ilustrasi - Rancangan pesawat listrik yang dilengkapi 'electric propultion unit' (EPU) yang akan dikembangkan Honeywell bersama Denso. ANTARA/HO-Denso
0 Komentar

Dia menyebutkan, pesawat udara bertenaga listrik yang telah dikembangkan saat ini, masih menggunakan baterai berukuran besar sehingga berdampak pada berat pesawat udara lebih berat dibandingkan pesawat udara menggunakan mesin berbahan bakar fosil (konvensional).

Teknologi baterai yang berkembang saat ini belum mampu digunakan untuk penerbangan dengan jarak tempuh jauh dengan waktu terbang lama. Teknologi baterai yang digunakan saat ini belum dapat digunakan untuk menghasilkan kecepatan setara dengan pesawat udara yang menggunakan bahan bakar fosil (konvensional).

Sementara, Chief Engineer dari ElektrikCar LLC Danet Suryatama PhD mengatakan bahwa untuk elektrifikasi sebuah kendaraan baik itu pesawat terbang maupun mobil, tidak harus menggunakan baterai sepenuhnya, tetapi bisa dikombinasikan menggunakan hidrogen.

Baca Juga:Pandemi, Polresta Bandung Longgarkan Peraturan Lalu Lintas, Apa Saja? Pekan Ini Masjid Istiqlal Kembali Dibuka untuk Salat Jumat

Pada kesempatan yang sama, Ketua Pusat Studi Air Power Indonesia, Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim secara resmi meluncurkan majalah elektronik Air Power Magz, sebuah majalah kedirgantaraan dan militer

Marsekal TNI (Purn) Chappy mengatakan untuk mendapatkan majalah tersebut dapat diakses melalui akun Instagram @psapi.id, yang menjadi tautan untuk mengunduh majalah tersebut.

(Antaranews)

0 Komentar