“Karenya, masyarakat berhak tahu pengelolaan anggaran yang ada. Termasuk yang lebih penting lagi adalah kejelasan soal penggunaan anggaran untuk penanggulangan Covid-19 ini,” jelas Babai.
Ia kembali menekankan agar Pemkot Depok terbuka soal anggaran dan kalau bisa anggaran tersebut dipublikasi, supaya masyarakat tahu kejelasan alokasi dan penggunaannya.
“Misalnya penanganan Covid-19 yang bagaimana, atau kegiatan penanganan yang bagaimana, dengan anggaran sebesar itu peruntukannya buat apa saja, apa yang akan dibelanjakan untuk penanganan Covid-19 dampaknya ke masyarakat apa, keterukuran penggunaan anggarannya bagaimana dan seterusnya. Itu yang kita maksudkan dengan akuntabilitas,” papar Babai.
Baca Juga:Kemenkes Pastikan Stok Vaksin Bisa Penuhi Kebutuhan DaerahWeTV Umumkan Empat Duta Global untuk Dorong Pasar Luar Negeri
Untuk itu, pihaknya meminta kepada Pemkot agar mengelola anggaran refocusing itu dengan benar dan seefisien mungkin. Selain itu, harus juga dipastikan bahwa anggaran yang nilainya fantastis itu bebas dari korupsi.
“Terakhir ini yang penting, bahwa selain dana tersebut dikelola secara efektif dan efisien, juga harus dipastikan tidak ada oknum pejabat yang nantinya menilap dana tersebut,” pungkasnya. (hrs)
