Pasar Baru Bandung Dibuka dengan Metode Ganjil Genap, Masih Sepi Pengunjung

BANDUNG – Semenjak dibukanya kembali aktivitas jual beli di Pasar Baru Kota Bandung dengan menggunakan metode ganjil genap, suasana Pasar Baru masih terpantau sepi pengunjung.

Dari pantauan Jabar Ekspres, terlihat hanya ada beberapa lantai pasar saja yang buka, seperti lantai dasar, satu, dan dua. Sedangkan untuk di lantai tiga dan selanjutnya, terlihat tidak ada aktivitas perdagangan.

Menurut salah satu pedagang di Pasar Baru, Firly (53) mengatakan, kebijakan ganjil genap justru bisa mengganggu kelancaran bisnisnya.

“Jadi adanya kebijakan ganjil genap kaya gini itu sama saja susah ya, karena kan kalau kaya langganan itu datangnya gak tentu juga. Jadi takutnya tuh pas buka pelanggan gak ada, dan pas tutup pelanggan datang, ya mungkin malah ke orang lain belinya,” ucapnya saat ditemui di Pasar Baru, Kota Bandung, Senin (2/8).

Sejak ditutupnya jalan pada PPKM kemarin, ia mengungkapkan, penghasilannya menurun drastis dan berdampak pada pembayaran gaji untuk karyawannya.

“Kalau untuk penghasilan waktu kemarin PPKM sih sama sekali kurang ya, paling cuman beberapa ratus ribu aja. Dan, karyawan harus tetep dibayar, jadi mau gak mau (harus bayar) pakai uang modal,” ucapnya.

Sementara itu, di tempat yang sama menurut salah satu pengunjung, Yani (43) mengaku senang dengan dibukanya kembali Pasar Baru. Sebab dirinya bisa membelu kebutuhan pribadi maupun untuk menjalankan bisnisnya.

“Jadi Alhamdulillah ya, Pasar Baru bisa dibuka lagi. Pengunjung juga seperti saya pribadi itu bisa belanja lagi, karena kan saya kebetulan kerja di bidang dekor. Jadi bisa belanja kain lah ke sini,” ucapnya.

Namun, Yani juga mengatakan, pada saat Pasar Baru ditutup total saat PPKM Darurat, ia mengaku sempat kebingungan untuk belanja kebutuhan dekornya.

“Jadi pas tutup total (Pasar Baru) kemarin itu, ya enggak belanja.  Jadinya bingung, kan toko kain juga pada tutup,” ujarnya.

Sementara itu, ia pun berharap dengan adanya kebijakan ganjil genap seperti ini, Pasar Baru bisa tetap dibuka untuk para pedagang maupun pengunjung.

(Mg10/snd)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan