UTama Ranking 1 PTS Terbaik Kota Bandung

Wakil Rektor lll Bidang Riset, Pengembangan dan Kerjasama UTama Prof Dr Mohd Haizam bin Mohd.
Wakil Rektor lll Bidang Riset, Pengembangan dan Kerjasama UTama Prof Dr Mohd Haizam bin Mohd.
0 Komentar

”Alat tersebut bisa membuat air tanah yang berbau dan keruh, menjadi jernih dan tidak berbau, namun tidak untuk diminum. Tetapi riset tersebut bermanfaat bagi masyarakat didaerah yang kualitas airnya tidak baik,” katanya.

Untuk skala kecil alatnya sudah diaplikasikan di SMK Putra Bahari, Baleendah, Kabupaten Bandung. Sedangkan untuk skala yang lebih besar, manfaatnya sudah dirasakan oleh sekitar 200-an KK, di RW 14, Kelurahan Cibeureum, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi.

Pada ajang “International Invention Competition Young Moslem Scientists” (IICYMS), tahun 2021, SarmUT juga berhasil meraih “Silver Medals”. Setelah bersaing dengan 105 tim dari 13 negara yang turut serta. Ajang kompetisi inovasi produk tingkat internasional.

Baca Juga:Jumat Berkah, ACT Cimahi Giat Berbagi Makanan Siap SajiSelepas PPKM, Pengusaha Kafe dan Resto Ingin Diberikan Relaksasi

”Masih ada hasil riset lainnya, seperti alat pendeteksi gempa, sepeda listrik dan lainnya. Belum lama, mahasiswa dan dosen kami juga melakukan riset dan PKM di Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, untuk bidang teknologi, bisnis, bahasa, layanan digital dan lainnya. Nantinya temuan ini bisa dikomersilkan,” ungkap Profesor asal “Negeri Jiran” Malaysia.

Ia pun menjelaskan, untuk mendukung dan lebih memperlancar sisi bisnis dan marketingnya akan melibatkan Entrepreneurshsip Innovation Center (EIC) dan Widyatama Incubator Bisnis (WIBI). Rencananya juga akan membuat koperasi.
”Kalau produk atau layanan hasil risetnya sudah dikomersilkan, nantinya akan ada fee bagi dosen dan mahasiswa termasuk pemasukan untuk Koperasi Univeristas Widyatama,” terangnya.

Tentunya untuk melakukan sebuah riset perlu sokongan moril serta materil. Kata Prof Haizam, selama ini dukungan tersebut diberikan oleh Prof Dr Obsatar SInaga, Rektor UTama maupun Djoko S Roespinoedji, Ketua Yayasan Widyatama.

Termasuk memberikan pelatihan bagi dosen dan mahasiswa dari para pofesor dan profesional untuk memberikan masukan. Saat pandemi ini, biasanya kegiatan pelatihan dilakukan secara web seminar. (bbs/tur)

0 Komentar