oleh

WFH 100 Persen, Pegawai Pemkot Cimahi Dipantau Sikonci

CIMAHI – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Cimahi Ngatiyana menegaskan pelayanan terhadap masyarakat tak boleh kendor meskipun saat ini ada kebijakan 100 persen bekerja di rumah atau Work From Home (WFH) lantaran diberlakukannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Seperti diketahui, sejak PPKM Darurat hingga PPKM Level 4 yang diterapkan sejak 3 Juli 2021, nyaris semua Aparatur Sipil Negara (ASN) bekerja di rumah. Hanya ketika ada keperluan yang tak bisa di rampungkan secara daring saja pegawai bekerja di kantor.

Baca Juga:  Pemkot Cimahi Anggarkan Rp4 Miliar untuk Pembelian APD

“Saya tekankan kepada ASN yang sifatnya pelayanan tetap masuk melayani masyarakat. Yang programnya harus ditangani secara fisik, datang ke kantor. Jadi secara bergiliran,” ujar Ngatiyana, Kamis (29/7).

Dirinya mengatakan, sebetulnya ASN memiliki semangat tinggi untuk kembi bekerja di kantor. Namun kebijakan dan kondisi saat ini dirasa belum memungkinkan untuk semua pegawai masuk secara bersamaan mengingat penularan COVID-19 masih tinggi.

Meski mayoritas pegawai masih bekerja di rumah, dirinya mengklaim program yang sudah direncanakan cukup berjalan lancar. Termasuk program infrastruktur. “Masuknya bergantian sehingga gak numpuk di kantor, tapi program kerja tetap berjalan,” ujarnya.

Baca Juga:  Hampir 70 Persen, Tingkat Vaksinasi Covid-19 di Kota Cimahi

Kabid Pengadaan Pembinaan dan Pendidikan Pelatihan, Badan Pengelola Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Daerah (BPKSDMD) Kota Cimahi, Bayu Agung Avianto menambahkan, berdasarkan surat edaran Pemkot Cimahi harus meneruskan 100 persen WFH.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga