Pemerintah Akan Dorong Riset dan Pengembangan Vaksin Dalam Negeri

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto
Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto
0 Komentar

JAKARTA – Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto mengatakan, penanganan dampak Covid-19 harus dilakukan dengan cermat dan mempertimbangkan berbagai aspek.

Pemerintah melihat secara helicopter view, tidak melihat secara parsial. Pemerintah juga mengakselerasi program vaksinasi agar segera tercapai kekebalan komunal atau herd immunity. Sebab diyakini bahwa vaksinasi memiliki peran sentral dalam penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

Airlangga menyebutkan, program vaksinasi telah mencapai 66,5 juta vaksinasi, yang terdiri dari dosis pertama sejumlah 46,7 juta dan dosis kedua sebanyak 19,8 juta dosis.

Baca Juga:Diduga Pecah Kongsi DS-Sahrul, Partai Koalisi Bilang BeginiChina Ciptakan Vaksin COVID-19 Dalam Bentuk Inhaler

Untuk itu, pemerintan rencanannya akan menambah anggaran untuk memperbaiki fasilitas kesehatan dan juga mendorong pengembangan vaksin dalam negeri dengan mengerahkan universitas atau perguruan tinggi tanah air.

‘’Kita akan melakukan riset dan pengembangan untuk vaksin dan obat-obatan Covid-19.” ujar Airlangga dalam keterangan, Kamis (29/7).

‘’Pemerintah juga terus menggenjot Testing, Tracing, dan Treatment (3T) dan menambah ketersediaan fasilitas layanan kesehatan serta menjaga ketersediaan oksigen dan memperbanyak persediaan obat-obatan,’’tambah Airlangga. (red)

0 Komentar