oleh

Kiprah SMKN 1 Karangtengah Cianjur dan SMK Samudra Nusantara Cirebon melalui Kemitraan dalam Menghadapi Tantangan Industri 4.0

JAKARTA– Seiring dengan terjadinya revolusi pada dunia industri di seluruh dunia, perubahan pun terjadi pada kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai akibat maupun adaptasi dari perkembangan pada dunia industri tersebut.

Perubahan yang dimaksud adalah persaingan bisnis dan pembangunan yang semula banyak bertumpu pada pemanfaatan SDM, menjadi penguasaan teknologi informasi dan kompetensi angkatan kerja yang membutuhkan SDM berkualitas.

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) atau pendidikan menengah vokasi di Indonesia merupakan salah satu pencipta SDM terampil dan bermutu yang siap bekerja di dunia usaha dan dunia industri. Hal ini dikarenakan pendidikan SMK di Indonesia didesain untuk menciptakan lulusan yang siap masuk dunia kerja.

Saat ini, menjadi tantangan tersendiri bagi SMK untuk dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas untuk menjawab kebutuhan industri saat ini. Pemerintah Indonesia pun kini kian gencar menerapkan strategi untuk memenuhi tantangan itu.

Salah satu program kemitraan strategis dalam mendukung pengembangan SMK adalah kerja sama antara Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud) Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi dengan pihak Pemerintah Kerajaan Belanda pada program Orange Knowledge Programme (OKP) melalui kegiatan Tailor Made Training Plus (TMT+) yang secara khusus didedikasikan untuk mendukung SMK Pusat Keunggulan dalam memasok SDM berkualitas untuk kebutuhan industri.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga