Industri Kerupuk Melempem Kena ‘Angin’ Pandemi Covid-19

Proses pengeringan kerupuk di pabrik kerupuk mentah di Cipamokolan, Kelurahan Derwati, Kecamatan Rancasari.
Proses pengeringan kerupuk di pabrik kerupuk mentah di Cipamokolan, Kelurahan Derwati, Kecamatan Rancasari.
0 Komentar

“Sebenarnya di kita kurang orang, kita gak berani masukin banyak orang saat kondisi seperti ini, jadi saya bantu produksi,” imbuhnya.

Teddy mengungkapkan, meski nantinya akan berhenti produksi selama dua bulan ke depan, upah pegawai tetap akan dibayarkan setiap bulannya meski hanya setengahnya.

“Cuma selama libur kita ada bayarkan sebagian juga, kan selama libur juga tetap harus makan. Makanya saya stok gak berani banyak-banyak, takut libur terlalu lama juga,” ungkapnya.

Baca Juga:Sikap Aliansi Pedagang Kota Bandung, Tetap Jualan Meski PPKM DiperpanjangCantika, Bakat Atlet Angkat Besi Menurun dari Sang Ibu

Ia pun berharap agar pandemi Covid-19 ini segera berakhir supaya perekonomian tidak semakin terpuruk.

“Saya ingin perekonomian bisa segera pulih. Saya agak takut kalau pandemi gak beres-beres, soalnya kerasa banget ke penurunan penjualan. Makin lama pandemi takutnya perekonomian makin parah,” pungkasnya. (MG8)

0 Komentar