oleh

44 Juta Lebih Penduduk Indonesia Sudah Divaksin Dosis Pertama

JAKARTA – Penduduk Indonesia yang telah menerima vaksin dosis pertama hingga Sabtu (24/7) mencapai 44.107.926 jiwa. Sementara jumlah penerima vaksin dosis kedua alias lengkap sebanyak 17.475.996 jiwa

Pemerintah menargetkan vaksinasi COVID-19 sebanyak 208.265.720 jiwa. Ini untuk membentuk kekebalan kelompok (Herd Immunity) sehingga pandemi COVID-19 segera berakhir.

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia kembali menerima delapan juta dosis bahan baku vaksin Sinovac yang tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang.

Baca Juga:  31.601.868 Jiwa Penduduk Indonesia Telah Dapatkan Vaksin Lengkap

Sehingga total Vaksin yang dimiliki Indonesia menjadi 152.907.880 dosis vaksin. Baik dalam bentuk jadi maupun bulk.

Ahli Virologi dan Molekuler Biologi Universitas Udayana Profesor I Gusti Ngurah Mahardika mengatakan vaksin COVID-19 bisa menurunkan risiko berat bahkan kematian bagi para penerima.

“Vaksin memang tidak membuat seseorang bebas dari paparan COVID-19. Namun dengan vaksinasi bisa menurunkan risiko berat atau bahkan kematian,” jelas Mahardika.

Baca Juga:  50 Juta Dosis Sinovac Tiba, Bukti Pemerintah Penuhi Kebutuhan Vaksin

Vaksin, lanjutnya, juga mampu mengurangi tekanan terhadap rumah sakit. Karena meringankan gejala infeksi pada pasien. Vaksinasi sangat penting mengurangi risiko berat apabila seseorang terpapar. (fin.co.id)

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga