oleh

DPR RI Fraksi Nasdem Tolak RUU Minuman Beralkohol, Ini Alasannya

JAKARTA – Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Tamanuri mengungkapkan dalam pembahasan Rancangan Undang-undang Larangan Minuman Beralkohol (RUU Minol) dirasa perlu untuk mempertimbangkan fokus dalam RUU ini bukan menghapuskan. Melainkan mengendalikan minuman beralkohol.

“Banyak sekali masukan-masukan yang sudah kita dengarkan, baik yang setuju maupun tidak setuju. Akan tetapi, kita perlu mempertimbangkan bahwa UU yang akan kita bikin ini, bukan menghapuskan tapi mengendalikan soal minuman keras itu,” katanya dalam RDPU Baleg DPR RI, Rabu (14/7).

Baca Juga:  DPR Minta BPOM Lebih Progresif Tangani Obat Covid-19

Menurutnya, ada banyak manfaat yang didapat dari minuman beralkohol dari segi ekonomi, meskipun juga memiliki sisi mudhorot dari sisi kesehatan. Oleh sebab itu, nantinya perlu diatur mengenai pengendalian dan batasan-batasan tentang minuman beralkohol tersebut.

“Ini juga banyak manfaatnya ada dari segi ekonomi kita, mudharatnya dari segi kesehatan kita. Akan tetapi kita tidak mau mematikan (industri minol) itu, hanya kita mau mengendalikan batasan berapa persen saja yang bisa kita lakukan,” tambahnya.

Baca Juga:  DPR Minta BPOM Lebih Progresif Tangani Obat Covid-19

Politisi Fraksi Partai NasDem tersebut menilai, pengendalian terhadap minuman beralkohol perlu dilakukan, guna menetralisir kebaikan dan keburukan dari minuman beralkohol yang selama ini terjadi. Sebab, industri dan pemanfaatan minol ini sudah berkembang sedemikian rupa.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga