Cegah Penularan Covid-19 di Cimahi, Pasar Atas Baru Sedia Tiga Pintu Keluar Masuk

CIMAHI – Untuk mengantisipasi penularan Covid-19. Petugas Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pasar Kota Cimahi lakukan rekayasa jalur pintu keluar masuk (tiga pintu).

Kasubag Tata Usaha UPTD Pasar, Andri Gunawan mengatakan, siklus berkunjung ke pasar dalam waktu sehari sekitar 2.000 hingga 3.000 orang yang datang ke Pasar Atas Baru.

Jumlah tersebut terlampau banyak dan berbahaya disaat pandemi seperti ini, sebab berisiko menciptakan kasus penyebaran Covid-19.

“Maka dari itu, pengelola pasar lakukan rekayasa jalan terutama jalan masuk. Sebelumnya jalan masuk ada 8 pintu, dengan rekayasa masuk ke Pasar Atas melalui 3 pintu sebagai memudahkan untuk mengontrol pengunjung dan juga diperiksa,” ujar Andri, Jumat (25/6).

Dari 3 pintu yang disediakan oleh Pasar Atas Baru terdiri dari 2 orang yang menjaga pintu juga bagian yang diperiksa untuk mengecek suhu tubuh, dan lain-lainnya. Tak lupa juga mereka meminta kepada para pengunjung untuk mencuci tangan dan berjaga jarak.

Alhamdulillah, udah dua hari ini berjalan dengan lancar dan memang situasi seperti ini justru pengunjung jadi sepi. Karena daya beli-nya menurun,” ungkapnya.

“Baru pasar atas kita ini uji coba dari tanggal 23 sampai tanggal 28 Juni 2021. Baru tiga hari pelaksanaannya, jadi kami betul-betul memprioritaskan bukan berarti yang lainnya tidak diprioritaskan. Tetapi kunjungan pasar yang dikelola oleh pemerintah, ya, Pasar Atas Baru,” terangnya.

Andri meminta, kepada para konsumen dan pedagang, supaya bisa berdisiplin untuk berbelanja ke pasar dan tidak berkerumun.

“Sebetulnya bukan di uji coba, jadi ini sudah dua kali kalau seperti ini dilakukan yang pertama waktu tahun 2020 sudah dilaksanakan hanya waktu itu memang diketat si pengunjung itu pakai tiket, belanjanya hanya dibatasi, pintunya hanya satu,” jelasnya. (Mg5)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan