oleh

Jenazah Covid-19 yang Dimakamkan di TPU Cikadut Tidak Hanya Berasal Dari Kota Bandung

BANDUNG – Sekretaris Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bandung Achmad Tadjudin menyebut, jenazah yang dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) khusus Covid-19 di Cikadut tidak hanya berasal dari Kota Bandung.

Menurutnya, peningkatan lonjakan kasus Covid-19 berimbas pada peningkatan kasus jumlah pasien yang meninggal dan dimakamkan di TPU tersebut.

Selama pandemi Covid-19, terdata 1.723 liang lahat di Tempat Pemakaman Umum (TPU) sudah digunakan untuk jenazah yang terindikasi virus tersebut.

Baca Juga:  Tidak Ada Pungli di TPU Cikadut, Tapi Kalau Mau Memberi Sifatnya Sukarela

“Liang lahat di TPU Cikadut khusus Covid-19. Totalnya disiapkan 5.000 liang lahat. Jadi tersisa 3.277 liang lahat,” ujarnya di Balai Kota Bandung, Kamis (24/6).

Achmad berharap pandemi Covid-19 segera berakhir dan tidak ada lagi penambahan kasus meninggal akibat terpapar Covid-19.

“Meskipun masih tersisa banyak, kami berharap tidak bertambah yang meninggal karena Covid-19,” harapnya.

Saat ini, terjadi peningkatan kasus positif dan kematian akibat Covid-19. Hal itupun berdampak pada meningkatnya jumlah jenazah yang dimakamkan di TPU Cikadut Bandung.

Baca Juga:  Jenazah Covid-19 Warga Luar Kota Bandung Tak Bisa Dimakamkan di TPU Cikadut

Kepala Dinas Tata Ruang, Bambang Suhari sebelumnya menuturkan, peningkatan aktivitas pemakaman jenazah Covid-19 di TPU Cikadut, terjadi sejak beberapa minggu belakangan.

Dalam sehari ada tiga sampai lima jenazah yang dimakamkan. Maksimal paling 8 atau 10 jenazah.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga