oleh

Tersandung Kasus Suap, Ajay Dicopot dari Ketua DPC PDIP

CIMAHI – Wali Kota Cimahi nonaktif Ajay Muhammad Priatna akhirnya diberhentikan dari jabatannya sebagai Ketua Dewan Pimpinan Partai (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Cimahi.

Ajay kini menjadi terdakwa kasus suap pembangunan Rumah Sakit Kasih Bunda, Kota Cimahi. Ia ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhir tahun 2020.

Untuk sementara, posisinya diisi Ketut Sustiawan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Cimahi. Ini merupakan kali kedua bagi Ketut menjadi Plt di Kota Cimahi.

Baca Juga:  Lanjutan Sidang Kasus Suap Walkot Cimahi Nonaktif Ajay M Priatna

“Iya (Ajay dinonaktifkan). Plt-nya pak Ketut Sustiawan,” kata Ketua DPD PDI Perjuangan, Ono Surono, Kamis (10/6).

Dikatakan Ono, hingga saat ini pihaknya baru menerima perintah dari DPP PDI Perjuangan untuk menunjuks seorang Plt.

“Intinya DPP belum mengeluarkan perintah untuk memilih penggantian, baru ditunjuk Plt Ketua DPC PDIP Kota Cimahi,” ujarnya.

Untuk sanksi pemecatan, lanjut Ono, hingga saat ini pihaknya masih menunggu intruksi dari DPP.

Baca Juga:  Lanjutan Sidang Kasus Suap Walkot Cimahi Nonaktif Ajay M Priatna

Sebab biasanya, kata dia, ada tahapannya sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.

“Kita masih menunggu proses di DPP. Karena biasanya kan ada sebuah proses di dalamnya, ada mahkamah partai, itu merupakan kewenangan DPD. Sesuai AD/ART dan peraturan partai bahwa terkait disiplin organisasi dimana ada sanksi pmecetan itu kewenangan dari DPP partai,” pungkasnya.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Baca Juga