Naik, Harga Cabai dan Bawang Merah di Cimahi

Pedagang sayuran sudah berjualan kembali di Pasar Atas Baru. Disdagkoperin Kota Cimahi pastikan kepokmas aman. (Intan Aida/Jabar Ekspres)
Pedagang sayuran sudah berjualan kembali di Pasar Atas Baru. Disdagkoperin Kota Cimahi pastikan kepokmas aman. (Intan Aida/Jabar Ekspres)
0 Komentar

CIMAHI – Pascalebaran harga cabai dan bawang merah di sejumlah pasar tradisional Kota Cimahi mulai merangkak naik.

Kasubag Tata Usaha (TU) UPTD Pasar Kota Cimahi, Andri Gunawan mengatakan, penyebab adanya kenaikan diakibatkan cabai merah dan bawang merah stoknya berkurang.

Hal demikian berkaitan dengan beberapa petani gagal panen akibat cuaca yang kurang stabil.

Baca Juga:Hasil Survei AHY Kian Moncer Hadapi Pilpres 2024Warga Masih Abai Prokes, Kades Tegalmanggung: Sosialisasi Terus Dilakukan

“Sehingga ketika gagal panen, suplai-nya sudah pasti berkurang. Otomatis harganya pasti naik,” ucap Andri, di Pasar Atas Baru, Kamis (3/6).

Kenaikan dua komoditas ini terjadi di beberapa Pasar Tradisional Cimahi.

Salah satunya Pasar Atas Baru, di mana harga bawang merah menjadi Rp26.000/kg, cabai rawit menjadi Rp40.000/kg, dan cabai hijau menjadi Rp22.500/kg.

“Biasanya berjalan secara alami paling kita memberikan informasi kepada instansi terkait, tetapi kan kalau bawa cabe itu bukan komoditi utama beda dengan harga ayam, kemudian harga beras yang naik nya di atas 10 persen,” terangnya.

“Salah satu solusinya dengan Operasi Pasar Murah (OPM) dan waktunya tergantung permintaan juga,” sambungnya. (Mg5)

0 Komentar