Dukung Pekerja Seni, Ikatan Istri Partai Golkar Berikan Bantuan pada Saung Angklung Udjo

Dukung Pekerja Seni, Ikatan Istri Partai Golkar Berikan Bantuan pada Saung Angklung Udjo
0 Komentar

BANDUNG – Dukungan terhadap para pelaku seni di tengah situasi pandemi terus berdatangan. Kali ini,  giliran ikon kesenian Jawa Barat, Saung Angklung Udjo yang mendapat bantuan dari Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG).

Ketua Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG), Yanti K. Isfandiary datang bersama rombongan dari Jakarta. Rombongan membawa ratusan paket sembako, masker, mukena serta kerudung untuk diserahkan kepada pengurus Saung Angklung Udjo di Jalan Padasuka, Kota Bandung, Jumat (4/6).

Istri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto ini mengatakan, ia dan rombongan sengaja datang dari Jakarta untuk memberikan dukungan kepada para pekerja seni di Saung Angklung Udjo yang terdampak Covid-19.

Baca Juga:37,988 Calon Jamaah Haji di Jabar Gagal BerangkatMenteri Desa Apresiasi e-SAKIP Desa Sumedang

“Jauh-jauh dari Jakarta kami ke sini karena ingin bertemu dengan para seniman. Saya membawa ibu-ibu sahabat. Kami ingin membantu para seniman di Saung Angklung Udjo yang sudah terkenal ini. Ini juga bentuk cinta kami kepada para pekerja seni,”tutur Yanti saat ditemui seusai penyerahan bantuan, Jumat (4/6).

Ia menuturkan, tidak hanya dirinya, namun juga anggota di partai Golkar memiliki ketertarikan dengan dunia seni. Oleh karena itu, iapun berharap Saung Angklung Udjo dapat bertahan di tengah pandemi Covid-19.

“Kami di Golkar senang dengan kesenian. Kami berharap semoga pandemi ini cepat berlalu dan walaupun dengan kondisi seperti ini, tidak menutup tekad kita untuk menggelar acara dengan prokes yang ketat. Kami harap Saung Udjo ini tetap menjadi ikon di dalam dan luar negeri,”harapnya.

Yanti dan rombongan pun berkesempatan memainkan angklung. Kesan menyenangkan dan jiwa yang tenang ia rasakan setelah sukses memainkan alat musik tradisional Sunda berbahan bambu ini.

“Ternyata bermain angklung ini menyenangkan dan membuat jiwa menjadi tenang mendengar suaranya,” ucapnya.

Ia berharap wisatawan kembali mengunjungi Saung Angklung Udjo dan berkesempatan mempelajari angklung. Tentu saja, dengan kebiasaan baru yaitu menerapkan protokol kesehatan ketat.

“Tentunya kami menyesuaikan dengan pemerintah daerah. Karena bukannya tidak memperbolehkan mereka untuk manggung, tapi dengan kondisi seperti ini pemerintah menjaga supaya tidak terjadi penyebaran Covid-19. Tapi show must go on dengan prokes ketat dan pengunjung yang dikurangi. Diharapkan tidak membuat pekerja seni semakin terpuruk,” pungkasnya.

0 Komentar