BANDUNG – Libur lebaran yang hanya beberapa hari justru memberikan dampak negatif yang panjang bagi Jawa Barat. Apalagi kalau bukan meningkatnya angka kasus aktif Covid-19 di berbagai daerah.
Bukan hanya satu, imbas dari kenekatan masyarakat untuk melakukan perjalanan pulang kampung membuat 3 daerah di Jawa Barat mengalami lonjakan kasus aktif yang tinggi.
Hal tersebut langsung diutarakan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam Rapat Penanggulangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah di Makodam III Siliwangi, Kota Bandung, Senin (31/5).
Baca Juga:Menko Airlangga Ungkap 5 Strategi Indonesia Pimpin Presidensi G20Atasi Masalah Stunting, Pemkot Cimahi Distribusikan 1.000 Paket Ayam dan Telur
“Ada 3 Kabupaten kasus C.ovid-19 selalu tinggi dan sembuhnya selalu rendah. Yaitu Kabupaten Cianjur, Bogor, dan Kabupaten Garut,” ujarnya.
Ia juga memerintahkan langsung tim Satgas Covid-19 di 3 daerah tersebut untuk melakukan peninjauan dan investigasi mengenai kasus yang begitu tinggi.
Tercatat Kabupaten Cianjur memiliki angka kasus aktif sebesar 49 persen, Kabupaten Bogor 47 persen, dan Kabupaten Garut 27 persen.
“Saya mengingatkan pada tim di Satgas Cianjur, Bogor, Garut, untuk memperhatikan kenapa kasusnya begitu tinggi dan kesembuhannya begitu rendah,” tegas Ridwan Kamil.
Disinyalir, terdapat beberapa kemungkinan yang membuat ketiga daerah mengalami angka yang berbanding terbalik dengan seharusnya.
“Apakah itu penularan kurang terantisipasi atau obat juga kurang maksimal sehingga sembuhnya lama,” ucap pria yang kerap disapa Kang Emil tersebut. (MG7)
