BANDUNG – Parkir liar seakan tak pernah usai jadi polemik serta pembahasan di kalangan masyarakat dan juga dinas-dinas terkait. Akibat keberadaan parkir liar juga sering kali menimbulkan kemacetan, sehingga tak jarang membuat pengguna jalan merasa kesal.
Terkait hal itu, salah seorang pengendara mobil, warga Desa Waluya, Kecamatan Cicalengka, Maman, 38, yang sedang melintas di Jalan Raya Alun-Alun Cicalengka, mengaku bahwa ia kerap terjebak macet di sekitar Alun-Alun.
“Setiap melewati jalan Alun-Alun Cicalengka selalu terjadi kemacetan. Apalagi saat ini masuk bulan puasa banyak warga yang ngabuburit dan mencari makanan untuk takjil disekitar Alun-Alun,” kata Maman di lokasi pada Jumat (16/4).
Baca Juga:Kemenag Sebut Penutupan Tempat Makan Saat Ramadan Terlalu LebayPemerintah Sebut KKB Harus Ditindak Tegas
Menurutnya terjadinya macet di kawasan tersebut karena adanya beberapa faktor, salah satunya banyak berjejer parkir liar di wilayah Alun-Alun Cicalengka.
“Makanya, pihak yang berwenang terutama Polisi harus menindak tegas parkir liar yang banyak berjejer,” ujarnya.
Menurut Maman, tidak hanya sekitar Alun-Alun, namun masih banyak parkiran liar di Cicalengka sehingga parkirnya tidak tertata.
“Petugas sebaiknya melakukan aksi serupa di titik-titik parkir liar lainnya,” ucapnya.
Kalau kita lihat, tutur Maman, memang kawasan yang berdekatan dengan pasar itu yang paling sering terjadi kemacetan, selain banyak pedagang kaki lima (PKL) juga berjajarnya parkir liar.
“Apakah dibenarkan juga kendaraan parkir di bahu jalan dan ada petugasya juga yakni juru parkir walaupun menata kendaraan yang ada di dekat badan jalan tetap saja berakibat kemacetan?” tanya Maman.
Sementara itu, salah seorang tokoh pemuda di Cicalengka, Ayi Maulana mengatakan, bahwa parkiran liar memang menjadi salah satu sebab, tetapi dengan jumlah kendaraan yang semakin tinggi seharusnya dapat diantisipasi dengan penambahan lahan parkir di lingkungan Alun-Alun.
Baca Juga:Ramai Kasino Halal di Arab Saudi, Begini FaktanyaBukannya Solat, Wanita Berjilbab Merah Ini Malah Nyopet
Kondisi seperti ini ujar Ayi tidak selalu terjadi, menurutnya membludaknya kendaraan hanya terjadi pada saat-saat tertentu saja.
“Sebagai tambahan, Alun-Alun Cicalengka itu bukan hanya menjadi pusat anglomerasi masyarkat Cicalengka saja, tetapi memiliki daya panggil terhadap masyarakat di bbrp kecamatan disekitarnya,” imbuhnya.
Ayi menambahkan, bahwa perlu adanya perhatian lebih dalam peningkatan infrastruktur terkait lahan parkir serta tata ruang lainnya di wilayah Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung.
