oleh

Bupati Purwakarta ‘Munggahan’ Bareng Warga dan Membersihkan Lingkungan

PURWAKARTA – Munggahan sebuah ‘tradisi sunda’ di Jawa Barat (Jabar) ketika menyambut bulan suci Ramadan. Acara ini pun dilakukan masyarakat Purwakarta. Namun sebelum itu para warga masyarakat beramai-ramai turun ke jalan untuk melakukan bersih-bersih. Mereka bergotong-royong guna membersihkan lingkungan sekitar tempat tinggal mereka, pada Jumat (9/4).

Kegiatan ini berlangsung secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten Purwakarta. Selesai bersih-bersih lingkungan, nasi liwet yang menggoda selera sudah tersaji sebagai menu utama hidangan munggahan untuk makan bersama.

Baca Juga:  Banyak Anak-Anak Bekerja di Jalanan, Bandung Belum Jadi Kota Layak Anak

Kegiatan tersebut merupakan Munggahan ala Ambu Anne, Bupati Purwakarta, yang menginisiasi kegiatan ini dengan tema Bebersih Lembur Nyucikeun Diri. Dari 17 kecamatan di Purwakarta, Bupati ikut munggahan di Kecamatan Tegalwaru yakni di Desa Citalang.

Menurut Anne, munggahan bersama ini merupakan kali pertama. Pihaknya berharap, dengan cara ini bisa lebih dekat lagi dengan masyarakat. Selain itu, masyarakat juga bisa menikmati makanan yang sehat, dengan menu andalan nasi liwet.

Baca Juga:  Cara Menjaga Shockbreaker Motor Tetap dalam Kondisi Prima

Bupati datang ke Desa Citalang dengan bersepeda bersama jajaran PJB Unit Pembangkit Cirata dengan trek Kantor PJB hingga Desa Citalang yang jaraknya mencapai 10 kilometer. “Alhamdulillah tadi sempat lakukan bersih-bersih sepanjang jalan/jalur gowes bersama warga sekitar,” ujarnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga