oleh

Relokasi Korban Longsor Cimanggung Sumedang Belum Jelas dan Isu Logistik Dihentikan, Askur Upayakan Agar Tetap Terpenuhi

Menurut Asep atau biasa disapa Askur, isu penghentian logistik bagi para korban terdampak dikhawatirkan karena adanya alasan tertentu serta komunikasi yang kurang.

“Jangan sampai miskomunikasi dengan pemerintah. Padahal bukan menghentikan, tapi pemerintah itu berkaitan dengan masa kadaluwarsa misalnya,” imbuhnya.

Askur menjelaskan, bahwa yang paling penting pemerintah harus tetap dapat membantu korban terdampak, termasuk yang berada di zona merah.

“Kami meminta, selama belum ada hunian yang tetap yah, ini harus terpenuhi. Uang yang lima ratus ribu harus lancar, kemudian yang kedua bantu untuk sembako,” tuturnya.

Baca Juga:  Paman Nathalie Holscher Sebut Keponakannya Hanya Dijadikan Boneka oleh Sule

Ia menambahkan, bahwa dari persoalan yang disebutkan warga, bantuan logistik tersebut sangat terbantu bagi para korban terdampak.

“Dan itu sangat terbantu, tadi saya tanya kepada warga katanya sangat terbantu dengan sembako itu. Sembako yang ada ini sampai dengan bulan April. Mei, Juni, Juli kita akan terus minta,” pungkasnya.

Menurutnya, pihak pemerintah tidak akan melakukan penghentian logistik bagi para korban terdampak longsor.

Baca Juga:  Turun 45 Persen, Triwulan I Kunjungan Wisata di KBB

“Yang kemarin misalkan dihabiskan karena kadalwarsa itu bagus yah gak ada masalah, yang paling penting jangan ada kalimat seolah-olah dihentikan. Harus dilastikan dulu itu. Saya sih tidak yakin pemerintah akan menghentikan itu,” ucap Askur.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga