oleh

Isi Surat Wasiat Penyerang Mabes Polri untuk Orang Tua: Jangan Pernah Tinggalkan Salat, Jangan Ikut Pemilu

JAKARTA- Pelaku penyerang Mabes Polri, Zakiah Aini (26) menulis surat wasiat sebelum melakukan aksinya pada Rabu (31/3) sore.

Dalam surat itu, Zakia menulis sejumlah pasan kepada orang tuanya serta adik kakaknya dan keluarga besarnya.

Surat itu ditulis dengan tulisan tangan sebanyak 2 lembar. Dalam suratnya, dia meminta maaf kepada kedua orang tuanya. Dia berpesan kepada Ayah dan Ibunya agar tidak meninggalkan Salat.

“Wahai mamaku, maafin Zakiah yang belum pernah membalas pemberian keluarga. Mama, ayah jangan lupa senantiasa beribadah kepada Allah SWT dan jangan tinggalkan salat. Semoga Allah kumpulkan kembali keluarga di surga,” tulisnya.

Dia juga berpesan kepada Ibu nya agar berhenti berhubungan dengan Bank karena sistem adanya riba dan tidak diberkahi Allah.

“Pesan berikutnya agar Mama berhenti bekerja menjadi Dawis yang membantu kepentingan pemerintah thogut,” tulisnya.

Dia juga meminta orang tuanya agar hindari Demokrasi yakni Sistem Pemilihan Umum (Pemilu). Dia menyebut, orang yang dipilih dalam Pemilu akan menerapkan hukum buatan manusia.

“Inti pesan Zakiah kepada mama dan keluarga adalah agar tidak mengikuti kegiatan pemilu. Karena orang-orang yang terpilih itu akan membuat hukum tandingan Allah bersumber Alquran-Assunah,” begitu tulisnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga