Jelang Wacana Pembelajaran Tatap Muka, FGD Akan Digelar Kembali

Jelang Wacana Pembelajaran Tatap Muka, FGD Akan Digelar Kembali
GELAR SIMULASI: Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat meninjau kesiapan siswa untuk belajar tatap muka. (HUMAS PEMPROV JABAR)
0 Komentar

Setelah menggelar FGD tersebut pada Desember lalu, Sekretaris Disdik Kota Bandung Cucu Saputra mengatakan, FGD yang dilaksanakan merupakan kajian yang akan menjadi masukan untuk keputusan Wali Kota Bandung terkait PJJ.

“Rekomandisinya adalah PJJ diperpanjang untuk satu semester kedepan, tentu dengan beberapa catatan, catatanya adalah bagaimana meningkatkan kualitas PJJ,” ungkap Cucu.

Ia mengatakan, hal yang paling menentukan bahan pertimbangan keputusan tidak bersifat parsial hanya menyangkut kesiapan sekolah, namun berbagai aspek terkait dengan berbagai hal terutama yang paling menentukan adalah penyebaran Covid-19 di Kota Bandung.

Baca Juga:Dewan Minta Pemprov Jabar Menjamin Hasil Panen PetaniSoal Intoleransi di Jabar, Tenaga Ahli Bakesbangpol Sebut Kerap Tumbuh di Lingkungan Kampus

“Jadi yang menjadi pertimbangan utama adalah, bahwa kondisi Kota Bandung belum aman untuk melakukan pembelajaran tatap muka yang berdampak pada interaksi secara sosial,” jelasnya.

Cucu menuturkan, pihaknya berupaya untuk menghasilkan kebijakan PJJ sebelum kalender pendidikan semester genap dimulai. Dia yang juga merupakan Ketua Persatuan Guru Indonesia (PGRI) Kota Bandung mengaku, hampir 100 persen pihak yang terlibat di dalam forum FGD setuju terkait perpanjangan PJJ kala itu. (ayu)

0 Komentar