oleh

Vaksin Guru Bukan Jaminan Sekolah Tatap Muka di Cimahi Dibuka

CIMAHI – Penyuntikan vaksin Corona Virus Disease (Covid-19) terhadap guru bukan jaminan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah di Kota Cimahi kembali dibuka. Sebab masih ada siswa yang perlu diperhatikan.

Di Kota Cimahi, tercatat ada 4.400 guru yang diajukan untuk mendapatkan vaksin tersebut. Namun untuk gelombang kedua ini, targetnya ada sekitar 2.200 orang yang menerima vaksin Covid-19.

“Iya meski gurunya sudah divaksin, tapi kita belum pastikan sekolah akan langsung tatap muka,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Harjono saat dihubungi, Minggu (28/2).

Harjono membeberkan, ada sejumlah pertimbangan yang membuat pelaksanaan sekolah tatap muka di Kota Cimahi belum jelas. Meskipun Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Nadiem Makarim sudah memberikan lampu hijau.

Berdasarkan catatan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), ungkap Harjono, hal lain yang harus diperhatikan adalah keberadaan siswa, yang memang belum dilakukan vaksin Covid-19.

“Kan komponen belajar mengajar, selain guru ada siswa juga. Itu yang mesti kita perhatikan,” ungkap Harjono.

Selain itu, catatan lainnya, sekolah-sekolah di Kota Cimahi belum memiliki ruang isolasi khusus. Meskipun secara teknis penerapan protokol kesehatan sudah siap.

“Secara keseluruhan siap, tapi kan kita belum ada ruang isolasi khusus. Itu yang harus kita siapkan,” katanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga