oleh

Begini Kelanjutan Kasus Seungri Setelah Jung Joon Young Bersaksi di Pengadilan Atas Mediasi Prostitusi dan Dorongan Kekerasan

JAKARTA – Kelanjutan kasus yang menimpa Seungri sudah sampai ke sidang kesebelas.

Sidang tersebut berlangsung pada 26 Februari di pengadilan militer umum Komando Operasi Darat di Yongin.

Sidang membahas tentang dakwaan mediasi prostitusi dan hasutan khusus kekerasan. Pada September 2020, Seungri didakwa atas delapan dakwaan: pembelian layanan prostitusi, mediasi prostitusi, penggelapan, pelanggaran Undang-Undang tentang Kejahatan Ekonomi Khusus, pelanggaran Undang-Undang Sanitasi Makanan, kebiasaan berjudi, pelanggaran UU Transaksi Valuta Asing, dan pelanggaran UU Kasus Khusus Mengenai Hukuman, dll. Kejahatan Seksual.

Pada Januari 2021, penuntutan militer juga mendakwa Seungri dan Yoo In Suk dengan tuduhan tambahan atas hasutan kekerasan khusus. Seungri telah membantah semua tuduhan kecuali pelanggaran Undang-Undang Transaksi Valuta Asing.

Pada 26 Februari, pengadilan mendengarkan keterangan saksi dan mengevaluasi penyampaian bukti.

Mengenai tuduhan hasutan kekerasan khusus, penuntutan militer menyatakan bahwa Seungri telah berada di sebuah tempat minum di Gangnam pada bulan Desember 2015 ketika dia bertengkar dengan dua pelanggan (“A” dan “B”) yang telah membukakan pintunya.

Seungri menyebutkan insiden itu dalam grup chat dengan Yoo In Suk, yang mengirim anggota geng (“C”) yang dia kenal. C, yang juga didakwa, lalu mengancam dua pelanggan A dan B di gang di belakang bar.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga