oleh

Jokowi akan Revisi Pasal Karet UU ITE, Muannas: Akan Banyak Terjadi Adu Domba

JAKARTA – Advokat Muannas Alaidid berharap Pemerintah berhati-hati jika ingin merevisi atau menghapus pasal-pasal karet dalam Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) Sebab orang akan bebas menghujat dan menebar kebencian di media sosial (medsos).

“Tuduhan pasal karet lainnya dalam UU ITE terhadap pasal. 28 ayat 2 soal kebencian SARA, bila pasal ini dihapus, kemudian di media sosial baik setiap orang atau pemilik akun menjadi bebas menyerang suku dan agama satu sama lain, sehingga berujung adu domba ditengah masyarakat. Situasi pasti bakal mengerikan,” ucap Muannas, Selasa (16/2) dilansir dari fin.co.id.

Baca Juga:  Harga Daging Sapi Mulai Turun

Muannas mengatakan jika alasannya menolak UU ITE karena sudah diatur dalam KUHP, maka orang juga akan berpikir bahwa tidak perlu ada UU Terorisme karena pembunuhan berencana juga sudah diatur apalagi sama ancamannya pidana mati,

“Saran saya hati-hati soal revisi ITE, gawat kalau kebablasan,” kata Muannas.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, jika UU ITE tidak memberikan keadilan, maka dirinya berencana untuk merevisi pasal-pasal karet di dalam UU ITE

Baca Juga:  Masih Sah? Begini Hukum Berpacaran Saat Puasa

“Kalau Undang-Undang ITE tidak bisa memberikan rasa keadilan, ya saya akan minta kepada DPR untuk bersama-sama merevisi Undang-Undang ITE ini karena di sinilah hulunya. Terutama menghapus pasal-pasal karet yang penafsirannya bisa berbeda-beda yang mudah diinterpretasikan secara sepihak,” kata Jokowi, Senin (15/3).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga