Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di KBB Meningkat Selama PPKM

Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di KBB Meningkat Selama PPKM
Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten Bandung Tisna Umaran mengatakan, bahwa untuk penganggaran biaya PPKM skala mikro bisa memanfaatkan alokasi dana desa (ADD). Bahkan, di Kabupaten Bandung sendiri sudah dilakukan rapat untuk membahas refocusing anggaran, Kamis (11/2). (Sumbet foto : Humas Pemkab Bandung)
0 Komentar

NGAMPRAH – Selama pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Bandung Barat (KBB), angka kesembuhan pasien Covid-19 mengalami peningkatan.

Selama PPKM tahap I dan II yang dilaksanakan pada 11 sampai 25 Januari lalu 26 Januari sampai 8 Februari, tercatat ada penambahan sebanyak 80 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh.

Berdasarkan data dari Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Dinas Kesehatan (Dinkes) KBB kasus positif aktif ada penurunan dari 587 orang selama PPKM tahap I dan II.

Baca Juga:Miris, Ribuan Siswa SD di Kota Cimahi Belum Bisa Baca TullisBerperan Berantas Bank Emok

Sedangkan secara keseluruhan yang terkonfirmasi mencapai 3.273 orang, sembuh 2.647, dan meninggal dunia 39. Untuk total kontak erat ada 1.978, suspek 1.048, dan probable 46 orang, yang tersebar di 16 kecamatan.

“Selama PPKM tahap satu dan dua, kabar baiknya ada 80 pasien terkonfirmasi yang dinyatakan sembuh,” kata Plt Dinas Kesehatan KBB, Imam Santoso saat dikonfirmasi, Minggu (14/2).

Imam berharap, dengan kembali diberlakukannya PPKM skala mikro hingga tanggal 22 Februari 2021 akan terus bisa menekan kemunculan kasus baru. Apalagi polanya yang semakin mikro (diperkecil) hingga tingkat RW dan RT, sehingga pengawasan lebih efektif.

“Yang kita waspadai jangan sampai ada muncul kasus adalah di Lembang, Ngamprah, Padalarang, dan Batujajar, yang penduduknya banyak dan tingkat kepadatan huniannya juga tinggi,” katanya.

Disinggung soal sebaran kasus, Imam menyebutkan untuk sekarang trennya bergeser. Jika sebelumnya kasus paling banyak di Kecamatan Lembang, namun sekarang bergeser ke Ngamprah.

Berdasarkan data Dinkes KBB, saat ini kasus Covid-19 di wilayah Ngamprah sebanyak 678 yang terkonfirmasi, Lembang 670 kasus, Padalarang sebanyak 453 kasus, dan Batujajar sebanyak 220 kasus.

“Sekarang Kecamatan Ngamprah yang paling banyak, mungkin karena kemarin ada swab test masal pegawai kecamatan usai ada satu pegawai yang terkonfirmasi positif Covid-19,” pungkasnya. (mg6)

0 Komentar